HEADLINE NEWS

Siap-siap Dapat Bantuan, 72 Ribu Rekening Pekerja Sultra Tervalidasi

Kepala BPJamsostek Sultra, Muhyiddin Dj (tengah) bersama perwakilan karyawan di Sultra usai menyerahkan secara simbolis bantuan subsidi upah (BSU), Kamis (27/8) kemarin.


KENDARIPOS.CO.ID — Komitmen pemerintah dalam memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) segera ditunaikan. Kemarin, Presiden Joko Widodo telah melaunching penyaluran BSU secara virtual. BSU gelombang pertama diperuntukkan kepada 2,5 juta pekerja di seluruh Indonesia.

Khusus di Sultra, peluncuran BSU dilaksanakan secara daring di Ruang Rapat Kantor BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Sultra. Adapun peluncuran tersebut diikuti oleh Kepala BPJamsostek Sultra,Muhyiddin Dj dan empat perwakilan pekerja yang berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan.

Update data terakhir per hari kamis 27 Agustus 2020, BPJamsostek Sultra telah menerima data dari 3.805 perusahaan. Sekira 75.915 data karyawan telah terkumpul. Dari data tersebut yang sudah dinyatakan valid sebanyak 72.084.

Data yang sedang dalam proses validasi sebanyak 3.805. Dan data yang dinyatakan tidak valid sebanyak 26. “Untuk 26 data yang tidak valid, kami sudah melakukan konfirmasi kembali ke perusahaan atau Human Resource Departement masing-masing agar data tersebut dapat diperbaiki dan disesuaikan sehingga karyawan yang dimaksud tetap mendapatkan bantuan subsidi upah,” kata Kepala BPJamsostek Sultra, Muhyiddin Dj kepada Kendari Pos, Kamis (27/8) kemarin.

Muhyiddin berharap bantuan subsidi upah yang diberikan pemerintah pusat dapat segera digunakan atau dibelanjakan untuk kebutuhan masing – masing tenaga kerja penerima. “Semoga BSU yang diterima hari ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan masing-masing masyarakat pekerja,” kata Muhyiddin.

Untuk diketahui, bantuan subsidi upah diberikan kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan sebagai stimulus untuk meningkatkan daya beli dan mencegah resesi ekonomi. Pencairan tahap pertama akan dilakukan pada akhir Agustus 2020.

Rencananya, BSU ini diberikan selama empat bulan. Setiap pekerja akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu setiap bulan. Untuk sekali pencairan akan dibayarkan dua bulan sekaligus atau sebesar Rp 1,2 juta per karyawan. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top