Metro Kendari

Serah Terima Perpustakaan Juni 2021

KENDARINEWS.COM — Kota Kendari kembali menambah satu lagi bangunan megah. Proyek pembangunan gedung perpustakaan bertaraf internasional telah mencapai 98 persen. Hanya saja, gedung ini belum difungsikan secepatnya. Pasalnya, interior dan landscape gedung ini masih harus dituntaskan. Rencananya, Januari 2021 pengerjaannya akan dimulai. Jika tidak ada kendala, bangunan senilai Rp 90 miliar ini baru akan diresmikan bulan Juni 2021 mendatang.

Kepala Dinas Ciptakan Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Pahri Yamsul mengatakan pengerjaan gedung perpustakaan tinggal pemasangan tangga darurat. Saat ini, sementara diplaster. “Secara keseluruhan, tinggal finishing. Kalau progresnya sekitar 98 persen,” beber Pahri Yamsul kemarin.

Untuk serah terima gedung ke instansi terkait (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra) sambungnya, belum bisa dilakukan. Rencananya, baru akan diserahkan bersamaan dengan peresmiannya. Namun demikian, pihak perputsakaan bisa mengisi buku-bukunya. Sebab proses pengerjaan interior dan landscape bisa dilakukan secara paralel.

“Dari hasil koordinasi, baru akan diserahkan jika pengerjaannya semuanya sudah tuntas. Saat pengerjaannya interior, mereka (perpustakaan) bisa melakukan hal-hal yang dianggap perlu. Seperti mengisi buku dan fasilitas lainnya. Semoga ini tidak molor, sebab mereka juga di janjikan Dana Alokasi Khusus (DAK). Tapi itu sudah menjadi kewenangan perpustakaan,” jelasnya

Januari mendatang kata dia, pihaknya akan menyelesaikan Lanscape, sekaligus tahap pemeliharaan untuk gedung. Diantaranya, halaman depan, pagar, tulisan perpustakaan termasuk tangki air bagian bawah. “Sesungguhnya fisiknya telah rampung, tinggal masuk dalam tahap pemeliharaan. Kita benahi apa yang kurang-kurang atau ada yang terlepas atau terbuka. Kita perbaiki lagi hingga Juni sesuai kontrak, “bebernya.

Sesuai kontrak, tahap pemeliharaan selama enam bulan. Dalam masa pemeliharaan itu rekanan bertanggung jawab terhadap hal-hal yang akan terjadi selama enam bulan sebelum nanti diserahkan ke pihak pertama dalam hal ini pemerintah. “Jadi anggaran pemeliharaan itu telah melekat dalam anggaran pembangunan fisik perpustakaan. Ini sesuai Perpres yang ada dimana semua pekerjaan yang telah selesai harus dipelihara selama enam bulan untuk melihat kondisinya sebelum nanti diserahkan kepada pihak pertama, ” bebernya.

Ia bahkan optimis semua pekerjaan ini bakal selesai sesuai target. “Jadi harapan kita semua pekerjaan tidak ada yang molor baik dari pihaknya (Dinas Ciptakan Karya) maupun pihak instansi terkait dalam hal ini Dinas perpustakaan. Sehingga manfaat perpustakaan pada Juni nanti sudah bisa dirasakan masyarakat, ” pungkasnya. (b/rah)
Pembangunan Perpustakaan Bertaraf Internasional
Tahap I 100 persen

Konstruksi 4 Lantai
Anggaran Rp 28 Miliar

Tahap II 80 Persen
Konstruksi Lantai 5 Hingga 7
Progres 98 Persen
Anggaran Rp 62 Miliar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top