Ekonomi & Bisnis

‘Sentil’ Anggota DPR Ngantor Pakai Rantis Maung, Pengamat: Belum Uji Tipe!

KENDARINEWS.COM – Pengamat Transportasi Publik dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, mengkritik Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, yang menjadi viral lantaran ngantor menggunakan kendaraan jenis Rantis Maung produksi PT Pindad, yang sebenarnya merupakan kendaraan militer.

“Mobil Maung belum dilakukan uji tipe, Melanggar UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ,” ujar Djoko yang juga Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Kamis (15/4).

Sebagaimana diketahui, dalam UU No.22 Tahun 2009 pasal 49 ayat 1 (satu) tertulis, ‘Kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan yang di impor, dibuat dan atau dirakit di dalam negeri yang akan dioperasikan di jalan wajib dilakukan pengujian’.

Kemudian pada ayat 2 (dua) tertulis ‘pengujian sebagaimana dimaksud pada ayat 1 meliputi, a. Uji tipe, dan b. Uji berkala’.

“POLRI seharusnya dapat menilang di jalan raya. Apalagi yang sudah membeli mobil (Maung) tersebut adalah orang-orang berpengaruh, 2 Bupati dan 1 Wakil Ketua DPR,” kata Djoko.

“Sanksi hukumnya, seharusnya tidak bisa dipasarkan karena tidak mungkin terbit SRUT yang ujung-ujungnya tidak bisa keluar STNK,” tegas Djoko.

Kemenhub, kata dia, seharusnya segera bereaksi atas pelanggaran itu. Sebab menurutnya jika hal itu dibiarkan, bisa menimbulkan kecemburuan pihak lain yang tertib mengikuti aturan.

“Ini beda dengan TNI, karena TNI tidak di jalan umum. Kalau di jalan umum, wajib. Jika yang dimiliki TNI juga diwajib uji tipe,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan di berbagai media, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Rabu siang (14/4) terlihat menggunakan mobil karya anak bangsa. Ia menaiki Rantis (kendaraan taktis) Maung warna hitam buatan PT Pindad.

Mobil berplat RI-64 tersebut tampak terparkir di depan gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, DPR, Senayan, Jakarta. Sufmi Dasco pun menyatakan dukungannya terhadap Rantis Maung. Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri.

“Kalau tadi vaksin nusantara yang diproduksi anak bangsa ini juga ada mobil yang diproduksi anak bangsa, mobil Maung, yang diproduksi oleh Pindad,” kata Dasco. (KN/fin)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top