Metro Kendari

Sekolah Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

KENDARINEWS.COM — Tahun ajaran baru 2021-2022 tinggal menghitung hari. Pada tahun ajaran ini, para siswa sudah bisa kembali belajar di sekolah. Hanya saja, jam belajar belum normal seperti biasanya. Siswa hanya belajar di sekolah dua jam. Itupun tidak tiap hari namun hanya dua kali seminggu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio mengatakan pembelajaran tatap muka (PTM) akan diberlakukan pada tahun ajaran baru Juli mendatang. Sesuai kewenangan provinsi, pemberlakuan PTM ini hanya berlaku bagi sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK) dan sekolah luar biasa (SLB).

Meski proses belajar di sekolah dibuka lanjutnya, namun tetap dilakukan pembatasan. Sebagaimana petunjuk Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), proses belajar mengajar (PBM) di sekolah cukup dua jam dan dua kali seminggu dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

“PTM di Sultra akan mengikuti petunjuk Mendikbudristek. Jadi, sekolah harus mempersiapkan seluruh sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas,” kata Asrun Lio kepada Kendari Pos, (15/6).

Dosen nonaktif UHO ini menambahkan PTM terbatas hampir sama dengan sistem yang selama ini diterapkan. Yang mana, tetap menggunakan sistem shifting. Hanya saja, kapasitas siswa dalam setiap kelas belajar berbeda. Jika biasanya, jumlah siswa setiap kelas dibagi dua kini menyisakan 25 persen.

“Sebelumnya, pembatasan siswa PTM tiap kelas hanya 50 persen atau separuh. Namun Mendikbudristek menyarankan agar dikurangi menjadi 25 persen. Jadi, kita bakal melaksanakan itu sesuai petunjuk pusat, ” jelas alumnus Australian National University Canberra ini.

Ia meminta sekolah segera mengatur sistem PTM terbatas. Dengan begitu, siswa mengetahui jadwal sekolah. Langkah ini dilakukan untuk kenyamanan peserta didik sehingga terhindar dari coronavirus disease 2019 (Covid-19).

“Terkait aturan penerapan prokes, semua sekolah yang menjadi gawean Dikbud Sultra sudah siap. Bahkan kita sudah lakukan kunjungan-kunjungan di setiap sekolah untuk melihat kesiapannya dan memastikan keamanan para peserta didik kita saat PTM nanti, ” pungkasnya. (c/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru


To Top