Konawe Selatan

Sekda Konsel Ditunjuk jadi Bupati Seminggu

KENDARINEWS.COM — Hari ini, masa jabatan Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga berakhir. Kendati unggul di Pilkada 2020, dia belum dapat dilantik. Sengketa PHP kepala daerah masih berproses di Mahkamah Konstitusi (MK). Tugas-tugas pemerintahan akan dikendalikan Sekda Konsel, Sarif Sajang, sebagai pelaksana harian (Plh) Bupati hingga dilantiknya Penjabat (Pj) Bupati dan atau bupati terpilih.

“Sampai saat ini SK Pj Bupati Konsel belum juga ada, maka untuk mengantisipasi tidak terjadi kekosongan, maka hari ini (23 Februari) gubernur akan menunjuk Plh bupati untuk melaksanakan tugas bupati sehari-hari. Jabatan Plh memang hanya berlaku seminggu,” ujar Basiran, Plt Kepala Biro Pemerintahan Setda Sultra kepada Kendari Pos, Senin (22/2).

Oleh karena masa tugas Plh.Bupati tak lama, Pemprov Sultra akan memroses usulan Pj.Bupati. Sebab, sengketa PHP kepala daerah Konsel masih berproses di MK. Tugas-tugas pemerintahan akan ditunaikan pejabat bupati (Pj). Masa tugas Pj.Bupati sampai Bupati Konsel terpilih dilantik. “SK Pj.Bupati Konsel sampai hari ini belum ada. Sehingga Sekda Konsel menjadi Plh.Bupati. Sama halnya dengan Plh.Bupati Butur, Konkep dan Koltim, ” terangnya.

Basiran menambahkan, Pemprov Sultra tak hanya mengusulkan tiga nama calon Penjabat (Pj) Bupati Konsel namun juga memroses SK pengangkatan dan pelantikan Bupati Butur terpilih, Bupati Koltim terpilih dan Bupati Konkep terpilih. “Bila SK-nya terbit bersamaan maka pelantikan bisa dilakukan serentak. Tetapi ini belum pasti. Kalau hanya dua SK Mendagri yang terbit, berarti yang bisa kita lakukan dalam satu dua hari ini menjelang akhir Februari hanya melantik dua saja,” jelas Basiran.

Asisten 1 Setda Pemprov Sultra itu mengaku pihaknya hanya menunggu SK dari Mendagri. Bila SKnya sudah ada, maka segera dilakukan pelantikan. “Pelantikan lebih cepat lebih baik, ” pungkas Basiran. Pengamat Politik Sultra, Dr. Najib Husain mengatakan, kewenangan Penjabat (Pj) Bupati mesti menjaga kestabilan pemerintahan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Memastikan tetap berjalan dengan baik diberbagai sektor. Karenanya, Gubernur Sultra mesti menunjuk Pj Bupati yang punya kapabilitas, mengetahui keadaan daerah Konsel secara holistik. “Pj yang ditunjuk harus memiliki pengetahuan mumpuni tentang pemerintah Konsel. Itu sebagai amunisi menjabat dan sistem pemerintahan bisa berjalan dengan baik sebagaimana mestinya,” kata Dr. Najib Husain kepada Kendari Pos.

Metode pemerintahan yang bisa dijalankan Pj Bupati, kata dia, yaitu melanjutkan program-progam bupati sebelumnya. Selain itu, yang tak kalah pentingnya, menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. “Mengupayakan persatuan harmonis diantara tiga kubu yang saling bersilangan saat Pilkada serentak 2020. Ini tugas penting, agar persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat bisa tercipta. Melalui keaadaan tersebut akan memacu pembangunan daerah,” tandas dosen Fisip Universitas Halu Oleo itu. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top