Konawe Selatan

Sejumlah Warga Tolak PT Asmindo Gunakan Jalan Umum

Anggota DPRD Konsel Udin saat menerima demonstran di Kantor DPRD KOnsel Kamis(3/6)

KENDARINEWS.COM–Sejumlah warga kecamatan Andoolo Barat melakukan unjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan, Kamis (3/6).

Demonstran mendesak pihak legilastif untuk menolak segala bentuk kebijakan dari pihak tertentu yang hendak melegalkan rencana aktivitas penggunaan jalan umum oleh PT Asera Mineral Indonesia (Asmindo) di wilayah itu.

Kordinator aksi, Purnomo mengungkapkan, bahwa pihaknya menolak keras atas rencana penggunaan jalan yang akan dilalui perusahaan. Khususnya di tiga desa wilayah kecamatan Andoolo Barat, yakni Desa Bekenggasu, Anese dan Papawu.

“Sikap kami jelas, yakni tidak ada kata lain selain menolak PT Asmindo menggunakan jalan umum,” tegasnya saat melakukan demonstrasi di kantor legislatif Konsel itu.

Purnomo menegaskan, jika tidak aspirasi mereka tidak diindahkan, maka pihaknya akan melakukan blokade jalan khususnya jalan umum yang akan dilalui aktivitas perusahan yang bergerak tambang nikel di Sonai kabupaten Konawe itu.

“Kami juga meminta legislatif untuk memutuskan segala bentuk kebijakan terkait degan izin yang dikeluarkan Pemerintah. Karena khususnya kami masyarakat Andoolo Barat, tidak akan pernah memberikan ruang. Karena pengalaman sebelumnya, kita sudah melihat daerah lain, tidak ada yang tuntas perusahaan yang selalu memberikan janji perbaikan jalan,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Konsel, Udin didampingi Legislator lainnya Herman Pambahako saat menerima aspirasi demonstran itu menjelaskan, pihaknya akan menindaklanjuti aduan sejumlah warga tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi tuntutan kawan-kawan. Maka berikan kami kesempatan untuk memanggil pihak-pihak terkait termasuk pihak perusahaan untuk melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP),” katanya.

Sebelumnya pihak perusahaan mengaku sudah mengantongi izin penggunaan jalan dari Balai Jalan Nasional.

Konsultan Hukum Adi Yusuf SH menegaskan bahwa PT Asmindo bakal melakukan aktifitas mobilisasi ore dengan menggunakan jalan umum setelah secara keseluruhan mendapat izin atau legal standing. Sepanjang itu perusahaan belum melakukan hal hal yang melanggar aturan dan melabrak aspirasi masyarakat.

Menurut Legal PT Asmindo ini, Perusahaan saat ini sudah dalam proses permintaan izin di Balai Pelalsana Jalan Nasional (BPJN), Pemprov dan Pemkab Konawe dan Konsel tentang penggunaan jalan sebagai hauling. Syarat syarat terkait rencana tersebut telah disiapkan dan melakukan sosialisasi kepada pemerintah Kecamatan dan Desa.

“Asmindo akan taat hukum, karena itu untuk rencana penggunaan jalan tersebut, pihak perusahaan telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di enam Kecamatan di Konsel. Kalau elemen masyarakat mengatakan tidak ada sosialisasi kepada warga itu tidak benar. Dan yang menyampaikan hal tersebut juga perlu dipertanyakan apa motifnya,”tepisnya. (Kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top