Konawe Utara

Ruksamin Benahi Kualitas Listrik di Konut

–Tiga Desa Belum Mendapat Penerangan

KENDARINEWS.COM — Masih ada sejumlah wilayah di Konawe Utara (Konut) yang belum mendapat pasokan listrik. Kenyataan itu diungkapkan Bupati Konut, Ruksamin bersama Wakilnya, Abuhaera, ketika menerima kunjungan kerja Direksi PT PLN Persero di Bumi Oheo. Di hadapan Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril dan Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda, mengaku, sebelumnya kondisi penerangan listrik di otoritanya masih jauh dari harapan. Ada empat kelurahan, 44 desa dan empat kecamatan yang belum teraliri listrik.

Bupati Konut, Ruksamin (kedua dari kiri) didampingi Wakilnya,
Abuhaera (kiri) saat memberikan cinderamata pada pihak Direksi PT PLN dalam kunjungan
kerja di Bumi Oheo, kemarin.

“Kemudian saya menghadap dan membangun kerja sama dengan PLN. Kini tinggal tiga desa yang belum teraliri listrik di Konut. Pemasangan KWh kami juga gratiskan. Dengan elektrifikasi sekarang berada di 99,89 persen. Tiga desa yang belum teraliri listrik adalah Asemi Nunulai, Tapunopaka dan Labengki,” papar bupati dua periode itu.

Ruksamin juga mengusulkan pada direksi PT PLN untuk memaksimalkan kualitas kelistrikan di Konawe Utara. Salah satunya adalah tegangan listrik yang kurang dan mengakibatkan hingga pukul 22.00 fasilitas AC milik warga baru stabil. “Warga saya ingin merasakan listrik yang maksimal,” katanya, Kamis (10/6). Kemudian, hilirisasi pembangunan sumber daya alam melalui smelter, Ruksamin memaparkan 47 persen cadangan nikel Sulawesi Tenggara berada di Konut dengan jumlah IUP mencapai 134.

“Sehingga saya langsung pesan mobil listrik. Tujuannya saya ingin sampaikan, silahkan pakai kendaraan listrik yang ramah lingkungan tapi perlu diketahui untuk bahan baku pembuatan baterainya berada di Konut,” cetus Ruksamin. Juga soal pembangunan PLTA Lasolo berkekuatan 146 megawatt dengan tinggi bendungan 128 meter. Keempat, meminta dukungan PLN terhadap kawasan indutri di Kecamatan Sawa dan Lembo. Terakhir, rencana pengembangan kawasan industri pertambangan yang diusulkan menjadi pusat strategis nasional.

“Di Asemi Nunulai, kemarin tiangnya sudah mulai diangsur. Saya akan menyiapkan alat berat bila PLN mintanya tiga hari, yang penting listrik sampai ke Asemi Nunulai untuk warga kami,” pinta Ruksamin. Sementara itu, Direksi PT PLN Direg Sulmapana, Syamsul Huda, berjanji segera menindaklanjuti paparan Bupati Konut. “Malu rasanya begitu kami pulang dari sini, yang bapak sampaikan tidak kami tindaklanjuti,” jawabnya. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top