Nasional

Ratusan Jemaah Umrah Tertinggal di Arab Saudi

Kemenag : Tidak Ada Jemaah Umrah Asal Sultra

KENDARINEWS.COM — Pemerintah Arab Saudi menutup semua penerbangan internasionalnya sejak kemarin (21/12). Kebijakan itu berlaku untuk penumpang baik dari dalam maupun yang hendak masuk ke Arab Saudi. Akibatnya, ratusan jemaah haji asal Indonesia batal menunaikan ibadah umrah. Bukan hanya itu, penutupan juga berdampak pada kepulangan jemaah yang sudah terlanjur berada di Arab Saudi. Tercatat, sebanyak 240 jemaah masih tertinggal di Saudi.

Kepala Bidang Urusan Haji dan Umrah Kemenag Sultra, La Maidu

Kepala Bidang Urusan Haji dan Umrah Kemenag Sultra, La Maidu mengatakan, ratusan jemaah yang tertinggal di Arab Saudi adalah jemaah yang berangkat pada periode pemberangkatan Desember ini yang tercatat sekira 400 jemaah. Dari total jemaah yang berangkatkan bulan ini, lanjut dia, sama sekali tidak ada jemaah haji asal Sultra.

“Jemaah yang tertinggal di Arab tidak ada dari Sultra. Konfirmasi kami ke travel di Sultra, mereka tidak memberangkatkan jemaah umrah. Bahkan tahun ini tidak ada jemaah umrah asal Sultra,” kata La Maidu saat dihubungi Kendari Pos, Selasa (22/12) kemarin.

Kendati pun ada warga Sultra yang tertinggal di Arab Saudi, kata La Maidu, berarti jemaah tersebut berangkat menggunakan travel di luar Sultra. “Kan travel bukan cuma satu, banyak. Ada di Jakarta, Surabaya, Makassar dan hampir seluruh kota besar punya itu. Yang kita data tentunya hanya di Sultra. Dan sampai detik ini tidak ada laporan ada jemaah asal Sultra yang tertinggal di Arab Saudi,” ungkap La Maidu.

La Maidu tak menampik, wabah Covid-19 memengaruhi antusias masyarakat Sultra menunaikan ibadah umrah. Setiap tahun sebanyak 2.700 jemaah atau sekitar 225 jemaah berangkat setiap bulannya. Namun sejak Maret 2020, tidak ada warga yang berangkat maupun mendaftar umrah.

Dia pun berharap, bagi warga Sultra yang ingin menunaikan ibadah umrah sekiranya menunda dulu niatnya. Pasalnya wabah Covid-19 masih jadi pandemi baik di Arab Saudi maupun di Indonesia. Bahkan masih jadi pandemi diseluruh dunia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Oman Faturahman saat dikonfirmasi terkait kepulangan jemaah umrah yang masih berada di Arab Saudi mengaku masih melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, “Masih sedang dikoordinasikan dengan Kemenhaj Saudi,” ujarnya.

Sedangkan, Konsul Jenderal RI di Jeddah Eko Hartono mengatakan, jumlah jemaah umrah Indonesia yang ada di Arab Saudi tersisa 282 orang dari 400 orang yang datang pada Desember ini. “Sebanyak 282 orang telah kembali ke Indonesia dengan Garuda Indonesia. Sedangkan 240-an jemaah umrah masih berada di tanah suci,” kata Eko Hartono.

“Dari KJRI akan bekerja sama dengan instansi terkait di Saudi untuk memastikan bahwa pelaksanaan umrah jemaah kita akan berjalan dengan baik,” pungkasnya. (ags/jpg/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru


To Top