Buton

Pusat Anggarkan Rp 48 Miliar DAK untuk Pendidikan di Buton

KENDARINEWS.COM — Kucuran dana segar dari Pemerintah Pusat untuk sektor pendidikan di Kabupaten Buton pada tahun ini mencapai Rp 48 miliar. Nominal tersebut diklaim merupakan yang terbesar di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton, Harmin, mengatakan, menjadi kesyukuran luar biasa bagi pihaknya ketika sebagian besar usulan yang diajukan dapat disetujui Pemerintah Pusat. Termasuk dalam urusan membidik DAK itu.

“DAK kita sangat besar, bahkan yang paling besar di Sultra, totalnya Rp 48 miliar. Kita syukuri itu, karena paling banyak usulan kita yang diamini pusat,” katanya, Selasa (2/3). Lebih lanjut, porsi DAK Pendidikan Buton naik signifikan selama empat tahun terakhir ini. 2020 lalu Pemkab Buton kebagian Rp 44 miliar. Di 2019 ada Rp 37 miliar. Padahal 2018 lalu, Buton hanya dijatah Rp 11 miliar. “Sudah empat tahun naik terus. Bahkan pernah naik tiga kali lipat,” tambah Harmin.

Kenaikan DAK itu menegaskan bahwa kesesuaian usulan dengan kebutuhan prioritas sudah seirama. Apalagi, usulan DAK saat ini sudah sistem online. Terpenting juga terkoneksinya usulkan itu dengan Dapodik. “Kalau tidak connect itu langsung error, ada data tidak valid namanya. Makanya tidak pernah bosan kita ingatkan kepada kepala sekolah supaya Dapodik itu terus disempurnakan,” paparnya.

Lebih jauh, semua pekerjaan yang ditopang dari DAK itu juga akan segera direalisasikan. Ada perubahan sistem pengerjaannya tahun ini, sehingga pihaknya harus bergerak cepat. “Dulu swadaya, saat ini harus dipihakketigakan. Makanya kita sementara lengkapi dokumennya dan masukkan untuk lelang,” terangnya lagi. Belajar dari pengalaman sebelumnya, seluruh kegiatan dimulai lebih awal sehingga DAK tersebut bisa terserap 100 persen. Targetnya April mendatang kegiatan sudah bergulir. “Kita akan lakukan lebih awal lagi supaya kesempatan kita menyelesaikannya lebih banyak lagi,” pungkasnya. (b/lyn)

Peningkatan Penerimaan DAK Pendidikan :

  • Tahun 2018 : Rp 11 miliar
  • Tahun 2019 : Rp 37 miliar
  • Tahun 2020 : Rp 44 miliar
  • Tahun 2021 : Rp 48 miliar
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top