HEADLINE NEWS

Pulau Bokori Dirancang Seindah Maladewa

KENDARINEWS.COM — Pulau Bokori menjelma menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan di Sulawesi Tenggara (Sultra). Pulau yang berada di wilayah timur Kabupaten Konawe itu terus dipoles untuk menggaet wisatawan domestik maupun mancanegara. Pada tahun 2021, investor nasional tertarik memoles Pulau Bokori dengan konsep menduplikasi eksotisme Pulau di Republik Maladewa.

Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara, menuturkan, masterplan pengelolaan Pulau Bokori, nantinya akan dibuat menyerupai pulau Maladewa. Sebagaimana diketahui, Maladewa merupakan negeri yang tersohor dengan eksotisme alamnya. Sehingga negara kepulauan di bagian selatan Benua Asia tersebut, menjadi tempat favorit wisatawan yang hendak menikmati liburan. “Jadi, duplikasi Maladewa akan dihadirkan di Pulau Bokori. Nanti akan dibangun pula villa, resort dan hotel bintang lima. Sehingga tidak perlu terbang jauh-jauh liburan ke Maladewa, cukup ke Bokori saja. Hamparan pasir putihnya juga sama indahnya,” ujar Gusli Topan Sabara, Senin (14/12).

Ia menyebut, secara administratif, Pulau Bokori masuk dalam wilayah Kabupaten Konawe. Adapun untuk pengelolaan pulau yang terletak di Kecamatan Soropia itu, ditangani Pemerintah Provinsi (Pemprov), melalui Dinas Pariwisata Sultra. Namun, menurut mantan Ketua DPRD Konawe itu, pembagian kewenangan pengelolaan pulau eksotis tersebut tidak perlu dipersoalkan. Apalagi, kalau harus meributkan masalah pembagian pendapatan asli daerah (PAD) yang ditarik dari destinasi wisata Pulau Bokori.

“Kalau sedari sekarang hal itu diributkan, investor pasti tidak akan nyaman. Biarkan dulu investor masuk dan melaksanakan investasinya. Nanti kalau sudah jalan, baru kita bicarakan dengan Pemprov,” tambahnya. Ketua DPD PAN Konawe itu tak menyebut secara pasti nilai investasi berkaitan duplikasi Maladewa di Bokori. Ia hanya mengungkapkan, pihak swasta yang tertarik menanamkan modal di Pulau Bokori merupakan investor dalam negeri (nasional). Sepengetahuannya, prosesnya saat ini tengah berjalan dan diproyeksi bisa selesai dalam kurun waktu satu sampai dua tahun mendatang.

“Ini adalah program yang terkoneksi antara Pemkab Konawe dan Pemprov Sultra. Kita memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemprov. Gubernur Ali Mazi sudah melakukan langkah-langkah besar khususnya disektor pariwisata dengan menginvestasikan APBD Sultra untuk membuka potensi di kawasan Soropia. Tentunya, kita harap ke depan Pulau Bokori bisa menjadi destinasi wisata yang mendunia,” tandas Gusli Topan Sabara. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top