Muna

Produksi Telur Wansugi Muna Ditingkatkan

KENDARINEWS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna akan menambah bibit ayam petelur di demontration plot (demplot) Wansugi, Kecamatan Kabangka untuk meningkatkan nilai produksi. Demplot tersebut diketahui baru memiliki nilai produksi mencapai 1.800 butir telur per hari. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Muna, LM. Yakub, menerangkan pihaknya memiliki satu demplot yang dikelola Unit Pelaksana Teknis Dinas di Wansugi yang telah dibangun sejak tahun 2016 lalu. Produksi telurnya cukup berhasil karena bisa mencapai 1.800 butir atau setara 66 rak per hari. Produktivitas itu masih cukup baik mengingat jumlah indukan sebanyak 2.000 ekor.

“Sehari ayam itu bisa bertelur satu butir. Tapi dari 100 persen indukan paling hanya 80 persen yang bertelur. Kalau di Wansugi sekarang bisa 1.800 butir per hari,” jelasnya, Senin (15/2). Yakub menjelaskan, ayam petelur di Wansugi merupakan indukan yang memasuki usia tahun ketiga. Kemampuan produksinya mulai menurun dan kebutuhan pakannya justru meningkat. Kondisi itu membuat biaya operasional demplot makin besar. Makanya, Demplot Wansugi didorong menerima peremajaan bibit tahun ini.

“Indukan Wansugi itu pengadaan tahun 2019. Berarti sekarang masuk tahun ketiga. Sementara usia produktif ayam petelur memang hanya 1,5 sampai 2 tahun. Setelah itu mulai menurun. Makanya harus ada peremajaan,” paparnya. Yakub mengatakan, instansinya berencana menyalurkan bibit ayam petelur baru sejumlah 2.000 ekor di Wansugi untuk tahun ini. Pergantian indukan bertujuan meningkatkan nilai produksi telur. Ia juga menambahkan, hasil produksi telur demplot tersebut sebagian besar dijual ke masyarakat. Hasilnya menjadi tambahan pendapatan asli daerah. Kendati, tujuan utama demplot itu ialah untuk sarana belajar masyarakat. “Selain PAD, demplot itu memang jadi tempat belajar masyarakat yang ingin mengembangkan usaha ayam petelur. Jadi Pemkab memfasilitasi mereka untuk mendapatkan ilmu melalui praktek langsung di demplot,” pungkasnya. (c/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top