Buton Utara

Prajabatan 173 CPNS Butur Habiskan Rp 1,5 Miliar

KENDARINEWS.COM — 173 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Buton Utara (Butur) telah mengantongi surat keputusan (SK) 80 persen. Tahapan selanjutnya yang wajib dilalui untuk memeroleh SK 100 persen adalah, mengikuti prajabatan. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Butur telah menyediakan anggaran untuk membiayai prajabatan para abdi negara lulusan rekrutmen tahun 2019 tersebut.

“Pelaksanaan prajabatan atau Latsar dijadwalkan untuk lulusan CPNS tahun 2019 pada Juni mendatang. Anggaran untuk membiayai pelaksanan Latsar 173 calon abdi negara telah tersedia dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2021 sebesar Rp 1,5 miliar. Satu peserta membayar Rp 9 juta,” ujar Kepala Bidang Mutasi, Pengadaan dan Kedudukan Hukum BKPSDM Butur, La Ode Sajali saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/2).

Ia menambahkan, pelatihan dasar CPNS merupakan masa prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, serta memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. “Selain itu, pelatihan dasar CPNS bertujuan untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi. Kompetensi diukur berdasarkan kemampuan menunjukkan sikap perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatannya, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menunjukkan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas,” tambah La Ode Sajali.

Mantan Bendahara BKPSDM Butur itu mengimbau, 173 CPNS mempersiapkan diri mengikuti pelatihan dasar kendati masih empat bulan lagi. “Jalankan tugas sebagai abdi negara dengan penuh inovatif menjadi pelopor pembangunan di Lipu Tinadeakono Sara. Jenjang karir yang ada pada PNS tentu bisa berubah sesuai kapasitas dan pola kepangkatan, juga jenjang pendidikan yang diambil. Selain itu, berdasarkan undang-undang yang ada, pengembangan karir ini dapat dilakukan melalui kualifikasi, uji kompetensi, penilaian kinerja, hingga kebutuhan posisi pada beberapa bagian,” paparnya. (b/had)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top