Hukum & Kriminal

Polres Butur Ringkus Dua Pria Kasus Narkoba

KENDARINEWS.COM — Narkoba masih menjadi momok. Tidak pandang bulu, narkoba menyerang semua kalangan. Baru-baru ini, Satresnarkoba Polres Buton Utara (Butur) berhasil mengamankan dua orang pria berinisial HI (40) dan LAM (32). Keduanya diduga melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu seberat 0,55 gram di Kecamatan Kulisusu. Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman yang menjelaskan penangkapan dua tersangka berawal dari laporan masyarakat. Disebutkan, adanya pengedar narkotika golongan I jenis sabu yang sering melakukan transaksi di Butur. Melanjutkan laporan tersebut, Rabu (6/1) sekitar pukul 22.00 Wita, tim lidik Satresnarkoba Polres Butur melakukan giat lidik observasi dan survailance.

“Di ketahui target berinisial HI, diduga merupakan seorang pengguna dan penjual narkotika jenis sabu yang bekerjasama dengan seorang rekannya yang ada di Buton Utara berinisial LAM,” ungkapnya. Berdasarkan hasil penyelidikan dan observasi, polisi mengetahui HI akan melakukan transaksi di Desa Loji Kecamatan Kulisusu. Benar saja, polisi menemukan target dan seketika itu juga langsung melakukan penangkapan terhadap HI. Ketika digeledah polisi menemukan dua paket kecil narkotika jenis sabu dalam penguasaan tersangka.

“Saat diinterogasi, HI mengaku narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari lelaki berinisial LAM. Mendapat informasi itu, Satresnarkoba Polres Butur menangkap LAM sedang duduk di pos depan rumahnya di Jalan Keraton Kecamatan Kulisusu. Dari tersangka LAM, ditemukan satu paket/sachet kecil sabu yang digenggam di tangan kanannya,” Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman.

Saat ini, kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Mako Polres Butur untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. Adapun barang bukti yang disita diantaranya dua sachet kecil narkotika jenis sabu seberat 0,37 gram milik tersangka HI dan satu sachet kecil narkotika jenis sabu seberat 0,18 gram dari tersangka LAM. Sedangkan untuk barang bukti bukan narkotika yakni satu unit handphone Samsung dan satu unit handphone Redmi. “Kasus ini masih dilakukan pengembangan, sementara untuk pasal yang disangkakan, pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) dan atau 127 ayat (1) huruf a UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkasnya. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top