Politik

Perintah Zulhas : Ardin Tetap Ketua DPRD Konawe

KENDARINEWS.COM — Polemik yang terjadi di lingkup legislatif Konawe terkait wacana pergantian antar waktu (PAW) pimpinan DPRD dari fraksi PAN, dipastikan sudah berakhir. Ketua umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) telah menginstruksikan Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPW PAN Sultra untuk menarik SK PAW yang diterbitkan tanggal 16 Oktober 2020 lalu. Yang mana dalam surat tersebut, H Ardin selaku pimpinan DPRD Konawe dari fraksi PAN, diberhentikan dan digantikan Beni Setiadi Burhan yang saat ini menjabat Ketua Komisi I DPRD Konawe. Namun dengan ditariknya surat tersebut oleh DPP PAN, H Ardin dipastikan tetap “duduk manis” sebagai Ketua DPRD Konawe.

Ketua DPD PAN Konawe, Gusli Topan Sabara, Ketua DPRD Konawe H. Ardin, Ketua Komisi I DPRD Konawe Beni Setiadi Burhan, saat berpelukan hangat merespon berakhirnya polemik di internal DPD PAN Konawe, di rujab Wakil Bupati Konawe, kemarin

Informasi itu diungkapkan Ketua DPD PAN Konawe, Gusli Topan Sabara, Kamis (7/1). Gusli menuturkan, polemik yang terjadi di internal DPRD setempat menyangkut PAW pimpinan legislatif asal fraksi PAN, sudah sepenuhnya terselesaikan. “Pak Ketum Zulkifli Hasan menyampaikan secara lisan agar SK PAW itu ditarik. Atas perintah DPP, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPW PAN Sultra Kery Saiful Konggoasa langsung menarik SK PAW tersebut. Begitupun surat yang masuk di DPD PAN Konawe, itu sudah ditarik oleh DPP,” ujar Gusli Topan Sabara didampingi legislator Konawe dari Fraksi PAN, saat ditemui di rujab Wakil Bupati Konawe, kemarin.

Gusli menambahkan, kewenangan PAW di tubuh PAN tergantung dari keputusan DPP. Sehingga, apabila Ketum PAN Zulkifli Hasan telah menginstruksikan agar SK PAW itu ditarik, selaku kader yang loyal pihaknya harus tunduk dan patuh terhadap keputusan partai. Mantan Ketua DPRD Konawe itu tak mau mengumbar apa yang menjadi alasan keluarnya SK PAW pimpinan legislatif setempat tertanggal 16 Oktober 2020 lalu. Sebab, hal itu menjadi rahasia internal partai berlambang matahari terbit yang tak boleh diketahui publik. Yang jelas, katanya, saat ini kekisruhan di internal PAN Konawe telah berakhir. Dengan kata lain, posisi pimpinan DPRD Konawe dari fraksi PAN tidak akan mengalami perubahan.

“Saya tidak mau komentari statement ARS yang menyebut SK PAW tersebut belum ditarik. Kita patuh pada instruksi Pak Zulhas selaku Ketum PAN. Jadi, H Ardin tetap memimpin DPRD Konawe. Itu sudah klir,” ungkap Ketua DPD PAN Konawe itu.

Sementara itu, Ketua DPRD Konawe, H Ardin, menyebut, selaku kader “matahari terbit”, dirinya tunduk dengan apapun instruksi dari DPP PAN. Ia mengaku, telah diinformasikan langsung oleh Ketum PAN untuk mengabaikan SK menyangkut pergantiannya sebagai pimpinan DPRD Konawe asal fraksi PAN.

“Polemik sudah berakhir, dengan ditariknya SK PAW tersebut. Dengan demikian, kami di DPRD Konawe khususnya dari fraksi PAN bisa kembali berkonsentrasi menjalankan tugas-tugas legislatif. Antara lain, menyusun regulasi, menetapkan anggaran, serta fungsi pengawasan jalannya pemerintahan secara maksimal,” imbuhnya. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top