Hukum & Kriminal

Penganiayaan Dominasi Kasus Tindak Pidana


KENDARINEWS.COM — Tindak pidana kasus penganiayaan dan pengeroyokan mendominasi perkara yang ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Buton. Dari 70 kasus yang ditangani sepanjang Januari hingga pertengahan Desember 2020, tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan tercatat 41 kasus.

Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Dedy Hartoyo mengatakan kasus hukum yang ditangani Satreskrim cukup beragam. Dari kasus itu, perkara penganiayaan dan pengeroyokan masih mendominasi. Rinciannya, sebanyak 28 kasus penganiyaan dan 13 perkara pengeroyokan

“Kita di Polres Buton selalu berupaya menekan angka kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum Polres Buton. Salah satunya dengan memaksimalkan Bhabinkamtibmas termasuk memberikan penyuluhan terkait hukum kepada masyarakat,” ungkapnya kemarin.

Salah satu kasus yang ditangani, yakni pertikaian yang terjadi di Desa Bahari, Buton Selatan. Persoalan ini menyebabkan seorang pemuda inisial W yang tewas ditikam pria berinisial LF dengan menggunakan senjata tajam. Pelaku marah mendengar adiknya dipukul oleh seseorang dari Desa Bahari.

“Kasus tersebut telah berhasil kita ungkap dan pelakunya diamankan. Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 338 subsider pasal 354 ayat 1 dan 2 subs pasal 351 ayat 3 KUPH tentang penganiayaan mengakibatkan matinya orang, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ungkapnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk menjauhi segala macam tindak pidana kriminal. Ia minta warga lebih tenang menghadapi setiap permasalahan. Segala macam konflik sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin, jika ada pelanggaran hukum segera melaporkan kepada pihak yang berwajib. “Hindari main hakim sendiri, karena itu akan membawa kita pada masalah yang lebih luas lagi,” pesannya. (c/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top