Metro Kendari

Penataan Kawasan Bungkuto-Petoaha Rampung, Diresmikan Awal 2021

KENDARINEWS.COM — Penataan kawasan Bungkuto – Petoaha telah rampung. Progresnya sudah mencapai 100 persen. Rencanannya, Kementerian PUPR bersama Pemkot Kendari akan meresmikan salah satu megaproyek itu pada awal 2021 mendatang. Tuntasnya penataan di kawasan itu diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. Selain memberi dampat ekonomi, Bungkutoko – Petoaha digadang-gadang menjadi destinasi wisata baru di Kota Lulo.

Kawasan Bungkutoko-Petoaha bakal menjadi destinasi baru di Kota Kendari. Proyek penataan kawasan di dua wilayah ini telah rampung. Rencananya, peresmiannya baru akan dilaksanakan awal tahun 2021. HUMAS PEMKOT KENDARI FOR KENDARI POS

Kepala Balai Prasara Pemukiman Wilayah (BPPW) Sultra, Mustaba mengungkapkan, penataan kawasan Bungkutoko dan Petoaha telah rampung sejak November lalu. Hanya saja untuk peresmiannya akan dilakukan pada awal 2021 mendatang, mengingat kesiapan pusat (Kementerian PUPR) belum 100 persen lantaran masih merebaknya wabah Covid-19. “Insya Allah peremiannya awal tahun depan (2021), pengerjaannya sesuai target, tinggal diresmikan saja,” ujarnya.

Setelah diresmikan, pengelolaan serta perawatan kawasan Bungkutoko dan Petoaha akan diserahkan ke Pemkot Kendari. Ia pun berharap Pemkot Kendari dapat melakukan perawatan kawasan dengan baik dan berkala sehingga pemanfaatan kawasan bisa dirasakan selamanya yang tentunya akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat dan daerah.

“Selain pemerintah, masyarakat juga perlu menjaga kawasan ini. Karena kawasan ini selain menjadi aset pemerintah, juga menji aset berharga warga itu sendiri. Mereka bisa mencari hidup dikawasan ini, entah itu mau berusaha dan lainnya karena akan banyak orang yang mengunjungi kawasan ini. Mereka harus memanfaatkannya dan menjaganya,” kata Mustaba.

Terpisah, Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir menyambut baik tuntasnya penataan kawasan Bungkutoko dan Petoaha. Menurutnya, Kementerian PUPR melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) telah berhasil menuntaskan permasalahan lingkungan didua kawasan itu. Bahkan, Bungkutoko dan Petoaha sudah layak huni dan hilang dari image kekumuhan.

“Saya salut dengan kinerja teman-teman BPPW Sultra. Mereka tanpa kenal lelah mau bekerjasama dan membantu Pemerintah Kota Kendari melakukan penataan di Bungkutoko dan Petoaha. Ini patut kita apresiasi,” kata Sulkarnain Kadir.

Ia pun tak menyangka proyek yang menelan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp 40 miliar itu bisa tuntas hanya dalam kurun waktu setahun saja. Selain sukses menata kawasan menjadi lebih baik, juga membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Pasalnya, tak sedikit warga yang terlibat langsung melakukan penataan. “Sebanyak 100 orang tenaga kerja lokal yang dilibatkan. Ini tentunya sangat bermanfaat bagi mereka yang terdampak Covid-19, yang memang kehilang pekerjaan saat pandemi. Sehingga melalui program ini mereka semua terakomodir,” kata Sulkarnain.

Ketua DPC PKS Kota Kendari ini pun memastikan, kawasan Bungkutoko dan Petoaha bakal menjadi desitinasi wisata baru bagi warga metro. Itu dikarenakan letak Bungkutoko dan Petoaha yang sangat strategis, yang telah terhubung langsung dengan Jembatan Teluk Kendari.

“Saya yakin kawasan Bungkutoko dan Petoaha bakal jadi primadona wisata baru di Sultra. Lokasinya bisa dijangkau dari berbagai arah serta menjadi salah satu kawasan wisata terluas karena berada di atas lahan sekira 31 hektar. Di dalamnya sudah ada tempat untuk bersantai, wisata kuliner, ruang terbuka hijau, taman Petoaha, dermaga, Jogging Track, dan ada kampung kerang,” pungkasnya. (b/ags)

Proyek Penataan Kawasan Bungkutoko-Petoaha
-Total Anggaran Rp 40 Miliar
-Luas Kawasan yang Ditata 31 Hektar

Item yang Ditata
Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH)
Pembangunan jalan lingkungan
Water Front City
Saluran Air (Drainase)
Jalan Titian Karamba
Tempat Pengelolaan Sampah (TPS)
Duiker Plat
Tambatan Perahu
Tempat Duduk
Jalan Paving Block

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top