Metro Kendari

Pemotongan Kurban Disarankan di RPH

KENDARINEWS.COM — Perayaan Iduladha tahun 2021 di Kota Kendari masih di tengah pandemi covid-19. Bahkan lonjakan kasus terus meningkat. Atas dasar itu, Pemkot Kendari menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Akibatnya, kegiatan ibadah di masjid dan lapangan ditiadakan. Begitupun dengan penyembelihan hewan. UUntuk mencegah penyebaran wabah corona, Kemenag Kendari menyarankan penyembelihan hewan kurban terpusat di Rumah Potong Hewan (RPH).

Kasi Bimas Kantor Kemenag Kendari, Marwijid mengatakan kebijakan memusatkan pemotongan hewan di RPH mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama (Menag) nomor 15 tahun 2021. Regulasi ini mengatur tentang penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam penyelenggaraan salat Iduladha dan pelaksanaan kurban.

Dalam edaran itu lanjut dia, pemotongan hewan kurban harus dilakulan di RPH. Langkah ini untuk menghindari potensi kerumunan warga seperti tahun sebelumnya. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban hanya diberikan waktu selama tiga hari mulai tanggal 11 – 13 Dzulhijjah.

“Jadi nanti masyarakat tidak perlu ke lokasi pemotongan. Karena nanti ada petugas kurban yang akan mengantarkan langsung ke rumah penerima yang berhak. Jadi ini lebih aman. Untuk teknis juga nanti kita akan bahas bersama Pemkot, MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan PHBI (Panitia Hari Besar Islam),” kata Marwijid, kemarin.

Jika kapasitas RPH tidak mencukupi sambungnya, pemotongan bisa dilakukan di luar RPH atau di wilayah yang lapang di setiap kecamatan. Namun kegiatan ini tetap tidak melibatkan masyarakat. Hanya panitia penyelenggara penyembelihan kurban dengan penerpan prokes yang ketat.

“Kegiatan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, dan pendistribusian daging kurban wajib memperhatikan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Penggunaan alat tidak boleh secara bergantian dan kegiatan pemotongan hanya boleh dilakukan oleh panitia pemotongan hewan kurban dan disaksikan oleh orang yang berkurban,” kata Marwijid. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top