Pemkot Kendari Siapkan Sarana Barcode Peduli Lindungi


KENDARINEWS.COM — Varian baru virus corona omicron kini mulai mengancam. Sejumlah kota besar di Indonesia, virus ini telah menyebar. Sebagai upaya antisipasi, Pemkot Kendari mulai memperketat penerapan aplikasi Peduli Lindungi terutama di area publik dan tempat usaha.

Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Hj Nahwa Umar mengatakan seluruh tempat usaha di Kota Kendari wajib menerapkan aplikasi peduli lindungi. Ketentuan itu mengacu Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 22 Tahun 2022 tentang perpanjangam PPKM dan Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) nomor HK.02.02/I/3933/2021 tentang penggunaan QR Code peduli lindungi.

Nahwa Umar

“Kami sudah minta pokoknya semua hotel, restoran, hiburan malam, warung, rumah makan, harus menerapkan aplikasi peduli lindungi,” tegas Nahwa Umar, kemarin.

Nahwa yakin, penerapan aplikasi peduli lindungi bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 karena masyarakat atau pengunjung suatu tempat keramaian wajib sudah vaksin. Kalau sudah vaksin maka kecil kemungkinan masyarakat terpapar Covid-19.

“Mau masuk (tempat keramaian) harus pakai peduli lindungi. Jadi yang belum vaksin tidak bisa masuk. Ini (regulasi) juga sangat baik untuk pencapaian vaksinasi di Kota Kendari,” ungkap Nahwa Umar.

Sebagai bentuk pengawasan, pihaknya melalui Satgas Penanganan Covid-19 mulai pekan ini akan melakukan pengawasan penerapan aplikasi peduli lindungi pada seluruh tempat usaha yang meliputi hotel, restoran, rumah makan, warung makan, mall, hyper dan minimarket, termasuk tempat wisata.

“Kami kasih waktu satu minggu bagi pelaku usaha untuk menyiapkan sarana (barcode) aplikasi peduli lindungi. Nanti tim gugus tugas maupun yustisi akan turun melihat pelaksanaan di lapangan. Karena ini harus diterapkan. Pengunjung yang datang kemudian dilakukan scan, kalau belum ada peduli lindunginya artinya belum vaksin dan harus vaksin dulu,” ujarnya.

Terpisah, Marketing Komunikasi Lippo Plaza Kendari, Wiwiek Aryanti mengaku telah menerapkan aplikasi peduli lindungi terhadap seluruh pengunjungnnya. Ia mengakui aplikasi tersebut masih awam pada beberapa kalangan pengunjung. Kendati demikian, pihaknya teru berusaha mengedukasi pengunjung agar bisa mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku untuk mencegah penularan Covid-19. “Kami upayakan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (b/ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *