Metro Kendari

Pemkot Kendari Gelar Webinar dengan Kemendagri

KENDARINEWS.COM — Penerapan sistem berbasis digital kini menjadi perhatian Pemkot Kendari. Saat ini, Pemkot terus mematangkan penerapan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Tidak hanya mempersiapkan perangkat di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemkot turut memberi pembekalan dan pelatihan. Untuk lebih mengenalkan sistem tersebut, Pemkot menggelar webinar dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Hj Nahwa Umar mengatakan seluruh OPD wajib menerapkan aplikasi SIPD dalam melaksanakan tugasnya. Pasalnya, melalui aplikasi tersebut OPD bisa menyusun seluruh perencanaan dan keuangannya. “Aplikasi ini terintegrasi dengan dengan pusat sehingga semakin mudah dalam pengawasan dan akuntabilitas dan transparansi kita bisa terjamin,” kata Nahwa Umar. Selain lebih efisiensi dan efektivitas dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan (Binwas) kata Nahwa, aplikasi SIPD juga bisa jadi kodefikasi program dan kegiatan yang masih memiliki banyak variasi. “Nanti jadi satu penyusunan atau perencanaannya. Sehingga bisa sinkron antara perencanaan kita dengan pusat,” kata Nahwa Umar.

Kadis Kominfo Kota Kendari Mohammad Nur Rasak mengungkapkan saat ini hampir semua OPD di Kota Kendari sudah menerapkan SPBE dan siap mendukung kebijakan pemerintah pusat. Adapun SPBE yang dimaksud meliputi Aplikasi Layanan Integrasi Kendari (LAIKA), Jaga Kendari (JARI) dan Pajak Menyapa (Jakpa). “Di Kota Kendari sudah diterapkan SPBE diantaranya, BPAKD, Bappeda dan kelurahan. Insya Allah aplikasi SIPD siap kami implementasikan,” ungkapnya.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan akan terus mendorong akuntabilitas program kerja pemerintah. Atas dasar itu, pihaknya berencana menerapkan SIPD. Apalagi aplikasi ini merupakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) nomor 95 tahun 2018. Di sisi lain, sistem ini sejalan dengan visi-misi Pemkot Kendari yakni menjadikan kota layak huni, berbasis ekologi (lingkungan) informasi dan teknologi. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan sistem ini sangat efisien. Sebab banyak kemudahaan dan manfaat dengan penerapan SIPD. Selain akuntabilitas, program ini bagian dari transpransi yang dilakukan Pemkot. Pasalnya, semua pihak bisa mengecak program yang disusun.

“Tidak hanya OPD namun semua pihak bisa mengecek langsung item-item kegiatan yang diprogramkan. Saya berharap ini bisa menjadi referensi bagi seluruh OPD dalam melakukan perencanaan penganggaran sampai pertanggungjawaban. Selain itu, proporsi anggaran bisa lebih maksimal, juga bisa mempertanggungjawabkan kepada semua pihak bagaimana akuntabilitas kinerja kita,” tambah pasangan Siska Karina Imran ini. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top