Wakatobi

Pemkab Wakatobi Larang Sekolah PBM Tatap Muka


KENDARINEWS.COM — Jika sejumlah sekolah di Pulau Kaledupa, Tomia dan Binongko telah melakukan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka, maka Satuan Pendidikan di Pulau Wangi-Wangi justru sebaliknya. Baik dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) belum ada yang melakukan PBM di lingkungan sekolah. Utamanya bagi satuan pendidikan dalam lingkup kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi.

Mastu

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Wakatobi, Mastu, menjelaskan, sesuai surat keputusan empat menteri yang telah beredar sebelumnya dan juga dituangkan dalam surat edaran (SE) Bupati Wakatobi, H. Arhawi, maka yang masuk zona merah penyebaran Covid-19 tidak diizinkan melakukan PBM di sekolah. Mengingat Pulau Wangi-Wangi masih masuk zona merah, sehingga satuan pendidikan di wilayah ini masih melakukan PBM jarak jauh.

“Satuan pendidikan di Pulau Wangi-Wangi belum dibolehkan melakukan PBM tatap muka hingga waktu yang belum ditentukan. Kami juga dibantu tim pengawas yang turun langsung di lapangan untuk memantau kondisi yang ada. Alhamdulillah hingga saat ini belum ada sekolah yang PBM tatap muka di sekolah,” terangnya, Rabu (30/9). Sementara di tiga pulau lainnya kata Mastu, sudah melakukan PBM tatap muka. Hanya memang wajib sesuai dengan perotokol kesehatan covid-19 dan jam belajar mengajar dibatasi. “Jadi PBM tatap muka di sekolah untuk tiga pulau itu juga tidak normal sepeti biasanya. Jam PBM juga dibagi bergiliran,” tambahnya.

Kendati tak ada sanksi tegas, namun jika ada sekolah yang tetap memilih untuk PBM tatap muka tanpa persetujuan Dikbud Wakatobi maka akan diberikan teguran. “Tentu akan kami tegur dan memberi penilaian kinerja tingkat kepatuhan terhadap peraturan perundangan-undangan. Tapi, kami pastikan untuk saat ini sekolah di Wangi-Wangi masih belum ada yang tatap muka,” tambahnya. Di lain sisi, ada perbedaan pandangan dari kalangan orang tua. Jika sebelumnya banyak yang protes karena terlalu lama tidak PBM tatap muka, sekarang kebanyakan orang tua anak justru mendukung hal ini. “Karena setelah kita jelaskan dan dibarengi dengan masih adanya kasus Covid-19, banyak orang tua anak yang semakin khawatir dan mendukung utuk tidak dulu PBM tatap muka di sekolah,” pungkasnya. (c/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top