Konawe

Pemkab Konawe Siasati Minimnya Serapan Beras di Gudang Bulog

KENDARINEWS.COM — Stok beras yang ada di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Konawe akan dikurangi. Langkah tersebut akan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe untuk menyiasati terbatasnya kapasitas penyimpanan beras di gudang tersebut. Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara, mengatakan, kapasitas gudang Bulog Subdivre Konawe hanya mampu menampung beras sebanyak 5 ribu ton. Jika dikonversi menjadi gabah kering panen (GKP), Bulog hanya mampu menampung hingga 10 ribu ton.

“Sehingga masih ada kurang lebih 150 ribu ton gabah belum terserap. Itu yang tidak bisa ditampung penggilingan,” ujar Gusli Topan Sabara, akhir pekan lalu. Mantan Ketua DPRD Konawe itu menyebut, Pemkab juga telah membahas solusi tersebut bersama dengan pihak Bulog. Ada beberapa alternatif yang mencuat. Salah satunya, menyiapkan regulasi yang mengatur mekanisme pendistribusian beras kepada seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) di Konawe.

“ASN kita kurang lebih ada tujuh ribu orang. ASN itukan punya tunjangan beras. Nanti tiap pegawai itu bisa kita distribusikan 10 kilogram per bulan. Sehingga, minimal 70 ton beras petani Konawe bisa terserap setiap bulannya untuk tunjangan beras ASN,” ungkapnya. Alternatif lain yang juga akan dibuatkan regulasi dalam mengatasi terbatasnya daya serap gudang Bulog Subdivre Konawe, yakni dengan memasok beras petani ke beberapa pabrik di kawasan industri. Misalnya dipasok ke PT VDNI dan PT OSS. “Perusahaan itu bisa juga langsung mengambil ke Bulog dengan kualitas premium. Dengan begitu, makin banyak beras petani yang terserap,” tandas Gusli. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top