Buton

Pemkab akan Cabut IUP Perusahaan Tambang yang tak Eksplorasi

KENDARINEWS.COM — Aktivitas perusahaan tambang yang mengelola aspal alam di Buton dalam pantauan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan melakukan penertiban dan pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) perusahaan yang masih terdaftar namun tidak melakukan kegiatan eksplorasi. “Soal izin memang kewenangan Pemerintah Pusat. Tetapi sudah ada penyampaian bahwa akan dilakukan bersih-bersih, ditertibkan yang tidak aktif akan dicabut,” kata Bupati Buton, La Bakry, Selasa (23/3).

Dari data perizinan, ada 42 IUP yang terdaftar beroperasi di Buton. Hanya ada kurang dari 10 izin yang melakukan ekplorasi, selebihnya masih dianggap tidak maksimal. “Itu yang evaluasi, pusat. Kita hanya memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan. Tapi Pak Bahlil Lahadia (Kepala BKPM) juga sudah menyampaikan waktu itu. Kalau yang tidak aktif akan dibina, dan kita mendukung,” tambahnya.

Kepala Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Buton, La Madi, mengakui jika puluhan IUP yang ada di Tanah Wolio memang tak aktif. “Kita hanya terima data dari pusat. Memang ada yang aktif, juga seperti mati suri,” katanya. Untuk diketahui, saat ini aspal Buton sudah mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat untuk menyangga kebutuhan aspal nasional. Salah satu upaya untuk menuju visi itu yakni dengan mendorong perusahaan untuk membangun smelter di sana. Mempermudah izin dan tegas pada IUP-IUP bandel. (b/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru


To Top