Metro Kendari

Pemerataan Guru, Dikbud Sultra Bentuk Zonasi

KENDARINEWS.COM — Pemerataan guru di Sultra masih menjadi pekerjaan rumah atau “PR”. Untuk mengatasi persoalan ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra akan fokus pada pemerataan guru. Melalui aplikasi yang tengah disiapkan, penempatan tempat mengajar para tenaga pengajar lebih efektif. Pasalnya, disesuaikan dengan alamat guru. Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Sultra, Asrun Lio mengatakan akan memfokuskan pada program pemerataan guru, baik tingkat SMA, SMK maupun SLB pada tahun 2021. Dari delapan standar nasional pendidikan lanjutnya, sarana dan prasarana serta pemerataan guru masih menjadi masalah. Untuk itulah, Dikbud Sultra akan fokus pada perbaikan infrastruktur dan pemerataan guru.

“Kami telah membuat aplikasinya. Program ini untuk mendekatkan guru dengan sekolahnya. Maksudnya adalah setiap guru nanti akan mengajar dekat dengan rumahnya,” ungkap Asrun saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/12). “Aplikasi ini modelnya seperti sistem zonasi siswa. Di mana keunggulanya langsung tersambung aplikasi maps untuk mengetahui jarak lokasi rumah guru dan sekolah. Sehingga ini akan memudahkan para guru dalam mengajar sebab lebih dekat dari rumahnya, ” jelas Asrun.

Selain itu, sistem ini merancang pula alternatif tempat tinggal. Misalnya tempat tinggal satu dan kedua. “Semua akan dilihat dari daftar tempat tinggal. Proses penginputan data akan dilakukan Bidang Guru atau Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud Sultra,” ucapnya. Kendati menggunakan sistem ini, namun keputusan akhirnya tetap menjadi domain Dikbud. “Sistem ini hanya mendistribusikan sebagai screaning awal. Jika memang memungkinkan untuk dipindahkan kita tetap pindahkan. Soal guru-guru yang akan menolak kemungkinan agak kecil karena tujuan diadakan ini untuk memudahkan mereka,” jelasnya.

“Sebab, sebagai contoh, bisa saja ada guru dari Kasilampe mengajar di SMA 4, begitupula sebaliknya. Jadi kalau seperti ini bakal kita silangkan langsung. Ini demi memudahan guru itu sendiri. Mereka tidak bisa menolak, sebab dengan semakin dekat jarak rumah mereka dengan tempat mengajar akan semakin menguntungkan mereka,” pungkasnya. (b/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top