Bombana

Proyek Tiga Gedung SMKN 1 Bombana Tidak Tuntas

KENDARINEWS.COM — Kucuran anggaran yang digelontorkan pemerintah terkesan sia-sia. Hingga kini, pembangunan tiga gedung SMKN 1 Bombana tak kunjung tuntas. Bahkan gedung mulai mengalami kerusakan. Selain itu, bangunan setengah jadi mulai diselemuti semak belukar. Sumber dana proyek ini berasal dari APBN 2015 dan 2019.

Kepala SMKN 1 Bombana, Suniati, SPd, MPd mengakui proyek pembangunan tiga gedung belum tuntas. Namun ia tak terlalu banyak tahu tentang penyebabnya. Pasalnya, ia baru menjabat 18 Januari 2021. “Saya tidak tahu besaran anggarannya. Yang saya diinformasikan anggaran pembangunannya bersumber dari APBN 2015 dan 2019,” kata Suniati.

Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya meminta penjelasan Kepala Sekolah (Kasek) sebelumnya. Namun jawabannya akan menyelesaikan pembangunannya bulan Februari 2021. “Janjinya bulan Februari ini pengerjaannya sudah selesai. Namun kenyataannya belum juga dimulai. Terakhir, kami dengar persoalannya sudah masuk ke ranah hukum. Sebab anggarannnya sudah tak ada, wujud bangunannya belum tuntas,” ujarnya.

Kondisi sekolah yang dipimpinnya itu kata dia, memang tak layak. Namun ia tak bisa berbuat banyak. Sebab, sekolah tersebut tak memiliki anggaran untuk melakukn perbaikan. Jangankan, rehab ruang belajar, fasilitas pendukung seperti buku dan kursi pun tak mampu untuk diadakan. “Pada tahun 2021 ini, SMKN 1 Bombana masuk daftar merah atau diblaklist untuk mendapatkan kucuran anggaran pemerintah pusat. Kini, harapan yang tersisa hanya dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) saja. Namun, dana itu pun hingga Selasa, (2/3) belum juga dicairkan,” ujarnya. (b/idh)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top