Metro Kendari

Pembangunan Drainase Lepo-lepo Tuntas, Warga Diminta Jangan Buang Sampah

KENDARINEWS.COM — Warga yang bermukim dikawasan Lepo-lepo khususnya di Jalan D.I. Panjaitan kini tak perlu khawatir akan banjir. Pasalnya, Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas PUPR telah menuntaskan pembangunan drainase dikawasan tersebut. Tuntasnya pembangunan saluran air sepanjang 1 kilometer itu diharapkan bisa mereduksi banjir yang berpotensi terjadi pada musim penghujan.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Kendari, Aswido mengatakan pembangunan drainase terbilang cukup cepat. Pihaknya hanya membutuhkan waktu sekira 100 hari kerja untuk menuntaskan proyek senilai Rp 450 juta itu. Padahal, kata dia, item pekerjaan cukup berat mulai dari pengerukkan drainase, pembangunan plat deuker hingga pembangunan drainase baru. “Dari pertengahan Desember lalu sebenarnya tuntas. Semua berkat kerja keras teman-teman dilapangan dan kerja sama yang baik dengan warga sekitar,” kata Aswido, kemarin.

Dia berharap, tuntasnya pembangunan saluran air tersebut bisa diikuti dengan kesadaran warga setempat untuk senantiasa menjaga kebersihannya. Mulai dari tidak membiasakan diri membuang sampai di drainase hingga memastikan kondisi saluran bebas dari sampah dan pendangkalan. Upaya itu dilakukan agar saluran air bisa digunakan dalam kurun waktu yang lama.

Untuk menopang drainase yang baru saja dibangun, pihaknya berencana akan membangun kolam retensi mini dihulu asal aliran air yang mengalir disaluran air di kawasan lepo-lepo. “Salah satu penyebab banjir juga karena dihulu asal air ada perubahan tata guna lahan (proses pematangan tanah) menjadi perumahan dikawasan itu. Akibatnya, saat diguyur hujan, material mengalir bersama limpasan (lumpur) menuju Jalan DI Panjaitan Lepo-lepo dan sebagian besar mengendap disaluran air. Ini (kolam retensi) akan kita bangun kedepannya,” pungkasnya. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top