Hukum & Kriminal

Pelaku Pedofil Terancam 15 Tahun Penjara

KENDARINEWS.COM — Entah apa yang merasuki pria berinial R. Hanya untuk memuaskan syahwatnya, ia tega menyetubuhi puterinya yang masih di bawah umur. Aksi bejatnya telah berlangsung sejak puterinya masih berusia SD. Awalnya, sebut saja Bunga takut mengungkapkan rahasia itu. Pasalnya, sang ayahnya, mengancam membunuhnya. Namun seiring Bunga semakin beranjak dewasa, ia tak tahan lagi dan melaporkan ke keluarga.

Kasat Reskrim Polres Kolut, Iptu Alamsyah Nugraha mengatakan telah melakukan penangkapan terhadap pelaku di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Sejak ditetapkan sebagai tersangka, R melarikan diri. Namun setelah melakukan penyelidikan, pelaku terlacak tinggal di sebuah rumah kos di Bontang.

“Setelah melakukan koordinasi dengan tim Rajawali Polres Bontang, penyidik kemudian terbang menuju Kaltim guna melakukan penangkapan. Saat diinterogasi, tersangka masih enggan mengakui perbuatannya, Tetapi itu kan haknya dia dan kami akan melengkapi semua berkas perkaranya,” tegas Iptu Alamsyah Nugraha kemarin.

Ilustrasi (int)

Berdasarkan kronologi, R dilaporkan anaknya sendiri yang saat ini masih bertatus siswi di bawah umur. Pengakuan korban, ia pertama kali dipaksa berhubungan badan oleh ayah kandungnya sendiri ketika ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Saat itu, R mabuk berat dan langsung menuju kamar putrinya agar dilayani.

“Bunga yang masih polos tidak bisa berbuat banyak karena ayahnya mengancamnya akan membunuhnya jika menolak. Karena merasa aman, pelaku kembali mengulangi aksinya selama lima tahun,” ujarnya sebagaimana pengakuan Bunga.

Aksi ini terus berlangsung ketika pelaku telah menikah lagi. R selalu meminta jatah saat ibu tirinya tak berada di rumah. Namun karena merasa tertekan dan tak tahan lagi, Bunga akhirnya membuka aib yang selama ini tersimpan. “Karena anak ini sudah besar dan tidak tahan akan perbuatan ayahnya, ia mengadu ke ibu tirinya dan diantarlah melapor ke polisi. R saat itu langsung kabur meninggalkan Kolut,” paparnya.

Saat ini, R sudah mendekam di sel tahanan Polres Kolut. Ia dikenakan Pasal 81 Ayat 1 dan 3 Jo Pasal 76 D UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 64 KUH dengan ancaman 15 tahun penjara. Bunga saat ini di bawah pengawasan dan pendampingan PPA Kolut untuk memulihkan sikologisnya guna mengurangi rasa trauma yang dialami. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top