Buton

PAD Melejit Ditengah Pandemi

KENDARINEWS.COM– Pemkab Kabupaten Buton menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini sebesar Rp 23 Miliar. Jumlah itu awalnya dinilai cukup tinggi mengingat situasi pandemi yang tak kunjung berakhir. Jika tak dimungkinkan mencapai target, nilai itu bisa direvisi saat penyesuaian APBD Perubahan nanti. Kekhawatiran itu nampaknya kini berubah. Realisasi PAD Buton tetap melejit ditengah pandemi. 

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Buton La Ode Aeta mengatakan, realisasi PAD sejatinya tidak berbasis target yang ada. Melainkan pengoptimalan potensi yang ada. “Kalau target, prinsip kita harus terus meningkat dari tahun ke tahun. Sederhananya tahun ini misalnya ya harus lebih tinggi dari capaian tahun kemarin, kalau tahun kemarin 23 Miliar, jadi target kita diatas itu lagi,” katanya kepada Kendari Pos. 

Saat ini kata dia capaian PAD sudah lebih dari 50 persen bahkan jika diakumulasi dengan dana bagi hasil penyertaan modal di Bank Sultra, PAD sudah mencapai angka 20 miliar. “Paling banyak dari bagi hasil itu, tapi itu sumbernya perhitungan 2020 lalu. Kalau tahun ini belum. Selain itu yang paling besar juga itu kesehatan, dari JKN. Selebihnya pajak dan retribusi lain,” tambahnya. 

Lebih dari itu, mantan Kepala BKKBN Buton ini menambahkan, urusan pendapatan daerah menjadi catatan khusus yang diberikan BPK dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas LKPD Buton tahun 2020 baru-baru ini. Meski diganjar Opini WTP, Buton tetap harus memperbaiki beberapa hal terkait pengoptimalan sumber-sumber pendapatan daerah. 

“Itu ada 5 poin yang diinstruksikan oleh bupati supaya segera ada perbaikan. Diantaranya PAD di Puskesmas, Parkiran, dan Mes Buton, sementara dilakukan langkah-langkah perbaikan,” terangnya. 

Pihaknya diberi deadline waktu 2 bulan terhitung Juli ini untuk membenahi hal-hal yang perlu. Dalam jangka waktu itu, Ia yakin semuanya sudah mendapat perhatian serius. (lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top