Hukum & Kriminal

Operasi Pencarian Nelayan di Perairan Lasalimu Dihentikan

KENDARINEWS.COM — Pencarian terhadap seorang nelayan bernama Sudirman (53) yang hilang di perairan Lasalimu, Kabupaten Buton dihentikan. Selama tujuh hari operasi, tim SAR yang dibantu warga belum menemui titik terang. Padahal tim rescue sudah melakukan pencarian di sepanjang lokasi terjadinya kecelakaan.

Kepala Kantor SAR Kendari, Aris Sofingi mengatakan pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin. Dalam prosesnya, melibatkan banyak pihak potensi SAR. Adapun yang dilibatkan diantaranya, rescuer Pos SAR Wakatobi tujuh orang dan nelayan serta keluarga korban sebanyak 20 orang. Untuk alat yang digunakan yakni RIB Pos SAR Wakatobi satu unit ditambah longboat nelayan 15 buah.

“Benar, kami sudah hentikan, mengingat operasi SAR sudah tujuh hari dilakukan dan tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban. Beberapa kendala dilapangan yang menghambat pencarian, seperti kondisi cuaca dan arah angin yang sering dan cepat berubah, dimana tinggi gelombang saat itu 0,5 sampai 1,25 meter, arah angin barat laut ke timur laut dengan kecepatan angin 2 hingga 15 knot,” kata Aris.

Keputusan tersebut diambil, lanjut dia, berdasarkan hasil koordinasi antara tim SAR gabungan dan pihak keluarga korban. Maka diputuskan untuk menutup operasi pencarian ini. Menurutnya, operasi SAR dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Meski dihentikan, kami terus melakukan pemantauan setiap informasi yang terkait dengan keberadaan nelayan tersebut hingga beberapa hari kedepan,” tutupnya. (c/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top