Politik

Oheo-Mutaqin Laporkan Penyelenggara ke DKPP dan PTUN

KENDARINEWS.COM — Selain menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK), Oheo Sinapoy-Mutaqin Sidik juga mempersoalkan sikap Bawaslu dan KPU Konawe Kepulauan (Konkep) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Calon Wakil Bupati Konkep Mutaqin meminta PTUN membatalkan pencalonan Paslon lain karena tidak patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Oheo Sinapoy-Mutaqin Sidik

“Adapun laporan ke DKPP, soal penggunaan Sirekap. Sebab Bawaslu tidak merekomendasikan agar KPU menunda hasil penghitungan suara yang tidak melalui Sirekap,” ungkapnya.

Katanya, duet berakronim “Ombak” adalah satu-satunya kontestan yang patuh terhadap protokol kesehatan. Sehingga tiga paslon lain, kata dia, melanggar protokol kesehatan selama tahapan masa kampanye.

“Ketiga Paslon tidak patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19. Padahal kami sudah menandatangani pakta integritas untuk patuh saat pencabutan nomor urut,” ungkap Mutaqin Sidik. Karena Ombak patuh protokol kesehatan, sehingga hasil perolehan suara tidak maksimal. “Kami patuhi protokol selama kampanye. Sehingga hasil yang kita dapatkan tidak maksimal,” ujarnya.

Sehingga mantan Ketua KPU Konkep itu melaporkan penyelenggara ke tiga lembaga negara karena tidak melakukan upaya pencegahan atau membubarkan kerumunan selama kampanye. “KPU dan Bawaslu Konkep tidak pernah tidak pernah menhimbau dan memperlihatkan surat pemberitahuan agar tidak ada kerumunan,” katanya. (san/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top