Kolaka Utara

Nur Rahman Ajak Pemuda Beri Kontribusi Majukan Kolut

KENDARINEWS.COM — Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar menyadari begitu pentingnya peran pemuda dalam pembangunan. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh elemen pemuda di otorinya memberi kontribusi pemikiran dalam memajukan Bumi Patampanua. “Tak bisa dipungkiri, kalau pemuda memiliki peran vital dalam setiap vase pembangunan. Makanya, saya mengajak semua elemen pemuda di Kolut untuk bersinergi dengan pemda dan masyarakat dalam memajukan daerah,” harap Nur Rahman Umar, kemarin.

Harapan serupa disampaikan Nur Rahman saat meresmikan Sekretariat Himpunan Mahasiswa Kolaka Utara (Kolut) di Desa Popalia Kecamatan Tanggetada, Kolaka. Kepada mahasiswa, Nur Rahman menjelaskan, sejak era 80-an hingga sekarang, dirinya memberikan apresiasi kepada segenap pemuda, pelajar dan mahasiswa Kolut untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan. Tentunya yang diharapkan pasangan duet H. Abbas itu yakni dukungan dalam berbagai sektor pembangunan. “Sebelum Kolut menjadi daerah otonomi baru, hingga saat ini, semua tidak terlepas dari peran aktivis mahasiswa dan pemuda,” jelasnya.

Dirinya menaruh harapan besar agar mahasiswa dan pemuda Kolut menjadi contoh dari lembaga sosial kemasyarakatan lainnya, yang senantiasa menjaga muruah persatuan dan kesatuan. Selain itu, wadah mahasiswa bisa memberi kontribusi pemikiran terhadap kemajuan daerah. “Jaga dan pelihara kepercayaan dari masyarakat. Dan paling penting, terus memberi kontribusi dalam menunjang kemajuan daerah,” harapnya.

Bukan hanya itu, dalam momentum tahun baru ini, dirinya minta supaya semua pihak menahan diri. Mematuhi protokol kesehatan dan paling penting tidak merayakan euvoria tahun baru. “Sudah ada surat edaran. Isinya tentang aturan pelaksanaan masyarakat selama libur natal dan tahun baru 2021. Bagi masyarakat yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Bupati (Perbup) nomor 25 tahun 2020,” pesannya.

Ada tiga pelarangan keras yang ditekankan Nur Rahman yang harus diketahui seluruh masyarakat Kolut. Hal pertama yakni menggelar pesta perayaan tahun baru dan sejenisnya baik di dalam maupun luar ruangan. Selanjutnya dilarang keras menggunakan kembang api, petasan dan barang sejenisnya serta mabuk-mabukan. Di tempat wisata, penerapan protokol kesehatan diminta diperketat. “Peraturan ini berlaku sejak awal pekan lalu dan berakhir 8 Januari 2021,” pungkasnya. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top