Muna

Muna PPKM Level 3, Prokes Diperketat

Menikah Dibolehkan, Pesta Dilarang
KENDARINEWS.COM– Angka kasus infeksi virus korona atau Covid-19 di Kabupaten Muna terus merangkak naik. Sejauh ini terdapat 32 pasien positif yang sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Muna. Sedangkan kasus meninggal teecatat telah mencapai 19 orang. Wilayah Muna pun sudah menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat level tiga.

Bupati Muna LM. Rusman Emba mengeluarkan edaran nomor 443.1/1335 tahun 2021 tentang panduan pelaksanaan PPKM. Edaran itu mengatur 22 poin larangan ataupun instruksi kepada unsur pemerintahan terkecil hingga masyarakat secara luas. Masa berlaku edaran itu hingga 9 Agustus dengan opsi perpanjangan. Beberapa hal yang diatur diantaranya pengaktifan satuan tugas dan posko PPKM di Desa dan Kelurahan. Berikut bagi masyarakat yang menggelar perjamuan atau pesta pernikahan ataupun hajatan dalam bentuk lain maksimal hanya dihadiri 25 persen kapasitas tanpa hidangan makan di tempat.

“Silahkan masyarakat menggelar pernikahan tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat dan tidak ada hidangan makan di tempat,” kata Dahlan Kalega, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 menegaskan surat edaran Bupati Muna.

Pelaksana tugas BPBD Muna itu mengatakan, larangan pesta dengan hidangan makan ditempat itu dimaksudkan untuk mencegah adanya kerumunan yang berpotensi meningkatkan penyebaran pandemi. Ia juga sudah menyampaikan hal itu ke satuan pemerintahan dibawahnya agar ikut menyosialisasikannya ke masyarakat. Dahlan mengaku situasi saat ini membutuhkan kesadaran masyarakat agar bahu membahu dalam memutus rantai pandemi.

“Satgas tidak akan efektif jika masyarakat tetap saja masih abai. Kita sangat berharap ada sinergi yang baik dalam situasi sekarang ini,” tambahnya.

Dia melanjutkan, saat ini Pemkab Muna dan unsur TNI/Polri giat melaksanakan operasi dan razia masyarakat yang berkerumun dan tidak menggunakan masker. Hal itu dilakukan untuk menegakkan disiplin penerapan prokes yang secara ketat. “Semua dilibatkan mulai dari Satgas Desa hingga kabupaten,” imbuhnya. (Ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top