Misi Pemkot Kendari Menata Pemukiman Layak Huni

KENDARINEWS.COM — Penataan kawasan kumuh Puday-Lapulu tak hanya sekedar mempercantik wajah Kota Kendari dan mewujudkan pemukiman layak huni. Di balik itu, Pemkot Kendari punya misi besar. Ibarat produk, proyek ini berefek “three in one”. Pasalnya, proyek ini bagian dari upaya Pemkot mencegah bencana ekologi berupa pendangkalan Teluk Kendari.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengungkapkan berdasarkan analisis Balai Penelitian Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sampara, dalam kurun waktu 13 tahun telah terjadi pendangkalan di Teluk Kendari seluas 101,8 Hektar dan kedalaman 9 meter sampai 10 meter. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya endapan sedimentasi dari kawasan Puday dan Lapulu.

Kawasan Bungkutoko dan Petoaha setelah dilakukan penataan dengan konsep Water Front City. Sekarang, konsep serupa bakal diterapkan di Puday dan Lapulu.

“Sedimen itu berasal dari erosi dari lahan permukiman serta sampah kota dari permukiman di pinggiran Kota Kendari termasuk dari kawasan Puday dan Lapulu,” ungkap Sulkarnain Kadir, kemarin.

Atas dasar itulah, penataan kawasan Puday – Lapulu digagas. Selain untuk menyediakan kawasan yang layak huni bagi masyarakat, juga untuk menyelamatkan Teluk Kendari dari pendangkalan. “Sekarang (Kawasan Puday – Lapulu) sementara dikerjakan. Mudah-mudahan tuntas bulan Juni mendatang,” kata Sulkarnain Kadir.

Melalui program tersebut, warga nelayan yang sebelumnya mendiami kawasan tersebut, utamanya yang bermukim diatas perairan (rumah apung) bakal direlokasi ke tempat yang layak huni. “Ada Rusunawa bagi nelayan yang juga bakal dibangun di sekitar kawasan penataan. Tahap awal kita gratiskan,” kata Sulkarnain Kadir.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap, seluruh stakeholder dan elemen masyarakat mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjalankan program dimaksud. Itu agar dalam prosesnya bisa berjalan dengan lancar dan bisa rampung tepat waktu.

“Yang terpenting juga bisa mewujudkan visi yang tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2017 – 2022 yakni menjadikan Kendari sebagai kota layak huni berbasis ekologi (lingkungan) teknologi dan informasi,” kata Sulkarnain Kadir. (b/ags)

Misi Penataan Kawasan Puday-Lapulu
-Mempercantik Wajah Kota
-Mewujudkan Pemukinan Layak Huni
-Mencegah Pendangkalan Teluk

Luasan Kawasan yang Ditata 14,76 Hektar
Besaran Anggaran Rp 56,66 Miliar
-Waterfront & Jalan Lingkungan Rp 44 Miliar
-Tambatan Perahu Rp 1,2 Miliar
-Pembangunan Drainase Rp 4,46 Miliar
-Resapan Biopori Rp 161,5 Juta
-Instalasi Air Bersih Rp 1,12 Miliar
-IPAL Komunal Rp 815 Juta
-Instalasi Hidrant Rp 827 Miliar
-Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rp 4,1 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *