Metro Kendari

Merawat Ekosistem Pesisir

KENDARI, KENDARINEWS.COM–Memulihkan dan merawat ekosistem pesisir tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Seluruh pihak perlu terlibat menjaga kelestarian alam di Sulawesi Tenggara, demi mewariskan alam yang sehat untuk generasi mendatang. PT.DSSP Power Kendari pun terpanggil merawat ekosistem pesisir di wilayah operasionalnya.

Perusahaan Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ini menanam 10.000 bibit mangrove di area lingkungan PLTU, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan.

Direktur PT.DSSP Power Kendari, Awaludin Latif mengatakan penanaman bibit mangrove di sekitar area PT.DSSP Power Kendari dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia.

“Kegiatan ini merupakan salah satu agenda perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk pemulihan ekosistem wilayah pesisir,” ujar Awaluddin, Selasa (29/06/2021).

Pimpinan dan karyawan PT.DSSP Power Kendari bersama TNI dan Polri serta intansi terkait lainnya usai melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove di area lingkungan PLTU PT.DSSP Power Kendari.
I NGURAH PANDI SANTOSA / KENDARINEWS.COM

Kedepannya, kata dia, hal serupa akan dilakukan di sekitar wilayah operasi perusahaan. Dalam upaya restorasi lingkungan sebagai langkah memperbaiki ekosistem. Perusahaan IPP PLTU yang berkapasitas 2×50 MW tersebut telah melakukan beberapa program tanggung jawab sosial. Diantaranya, pembenahan dan perbaikan masjid At-Taqwa di Desa Tanjung Tiram. Kegiatan Posyandu dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) bersama dengan masyarakat dan Puskesmas Lalowaru di Desa Tanjung Tiram dan Desa Wawatu.

Perusahaan yang menyuplai kebutuhan listrik wilayah Sulawesi Tenggara melalui jaringan interkoneksi 150 KV itu juga membangun rumah pintar terapung ‘Panre Dilao’ di Desa Wawatu. “Rumah pintar terapung Panre Dilao dinobatkan sebagai juara 1 perpustakaan terbaik tingkat Kabupaten Konawe Selatan. Untuk selanjutnya mewakili kabupaten Konawe Selatan dalam lomba perpustakaan desa tingkat provinsi Sulawesi Tenggara,” pungkas Awaluddin. (ndi/c)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top