Hukum & Kriminal

Merasa Malu, Ponakan Sayat Paman Hingga Tewas

Ilustrasi Aniaya

KENDARINEWS.COM– Kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia kembali terjadi di Kabupaten Kolaka, Kamis (7/10) sore kemarin. Korbannya adalah Abdul Karim (39). Pria yang berdomisili di Desa Sumber Rejeki, Kecamatan Watubangga tersebut tewas dianiaya oleh keponakannya sendiri, Haris (25).

Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka, Aipda Riswandi mengungkapkan, Abdul Karim ditemukan tewas bersimbah darah di kebun jati milik warga yang tak jauh dari rumah korban. Saat ditemukan, di leher dan kepala korban terlihat bekas sayatan benda tajam.

Sebelum ditemukan tewas, di sore itu korban terlihat melintas dengan menggunakan sepeda motor di sekitar jalan poros Sumber Rejeki. Di tengah perjalanan, korban dicegat oleh pelaku sehingga terjadi adu mulut antar keduanya dan terjadilah penganiyaan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban.

“Saat terjadi penganiayaan tersebut, korban sempat melarikan diri ke kebun jati namun pelaku terlihat terus mengejar korban sambil memegang sebilah parang. Tak lama kemudian, pelaku menyampaikan kepada warga bahwa ia telah melakukan penganiyaan kepada korban dengan menggunakan parang yang menyebabkan korban meninggal dunia,” bebernya.

Riswandi menuturkan, pihaknya belum menangkap pelaku karena pelaku tersebut telah melarikan diri. “Upaya yang kami lakukan saat ini yaitu melakukan pencarian serta penyelidikan terkait keberadaan terduga pelaku yang melarikan diri,” tandasnya.

Kata Riswandi, pelaku merupakan keponakan korban. Berdasarkan keterangan warga, penganiayaan itu terjadi karena pelaku merasa malu. “Menurut warga, korban telah melakukan hubungan terlarang dengan mengencani keponakannya sendiri, atau anak dari saudara korban. Jadi pelaku merasa malu,” tuturnya. (fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top