Hukum & Kriminal

Merasa Dirugikan, Suzuki Finance Perkarakan Nasabahnya


KENDARINEWS.COM — PT. Suzuki Finance Cabang Kendari terpaksa memperkarakan salah satu nasabahnya atas nama Mulawarman, warga Jalan WR. Supratman, Kemaraya Kota Kendari. Pasalnya, Mulawarwan diduga menggelapkan satu unit kendaraan Suzuki Carry Jenis Pick Up milik perusahaan.

Nasabah PT Suzuki Finance Cabang Kendari, Mulawarman (kanan) saat mengikuti persidangan secara virtual di Pengadilan Negeri Kendari.

“Sebenarnya yang bersangkutan sudah diproses secara hukum. Dia (Mulawarman) menggelapkan satu unit kendaraan yang masih berstatus kredit. Bersangkutan juga sudah divonis kurungan (penjara) oleh Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Akan tetapi kami rencanakan mau perdatakan lagi,” kata Kepala Cabang PT Suzuki Finance, Irwan Rais, kemarin.

Alasan pihaknya kembali mengajukan gugatan, lantaran perusahaan mengalami kerugian tak sedikit, yakni berkisar Rp 118 juta. Sedangkan vonis yang dijatuhkan hakim sangat ringan yakni hanya 2 bulan penjara. “Kami berharap bersangkutan bisa bertanggung jawab atas perbuatan yang telah dilakukan dengan mengganti rugi biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk pengadaan kendaraan pribadinya. Karena mobilnya juga kita sudah tidak tahu keberadaannya. Dengar kabar, yang bersangkutan sudah menjual kembali kendaraan tersebut,” terangnya.

Irwan optimis bakal memenangkan gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kendari dalam waktu dekat ini. Pasalnya, bersangkutan memang terbukti bersalah. Dibuktikan dengan petikan putusan dari Pengadilan Negeri Kendari. “Ini bisa jadi pembelajaran bagi kami agar lebih berhati-hati lagi dalam memberikan pelayanan. Selain itu, kami harap bisa jadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih bisa menjaga amanah,” ungkapnya.

Sementara itu, Mulawarman saat dikonfirmasi Kendari Pos terkait masalah yang membelitnya tak merespon. Sebelumnya, Mulawarwan dinyatakan bersalah oleh PN Kendari karena terbukti melakukan tindak pidana penipuan karena menggelapkan satu unit kendaraan yang statusnya masih kredit. Mulawarwan divonis hukuman penjara selama dua tahun lima belas hari terhitung sejak 17 Juni hingga 14 September 2020. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top