Konawe Utara

Masuk PKSN, Kecamatan Motui-Langgikima akan Dibangun Smelter

KENDARINEWS.COM — Dua kecamatan di Konawe Utara (Konut) telah masuk dalam pusat kawasan strategis nasional (PKSN). Kecamatan yang dimaksud adalah Motui yang berbatasan dengan Morosi di Kabupaten Konawe. Lalu, Kecamatan Langgikima yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Untuk lokasi rencana pembangunan smelter pada dua kecamatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konut telah menyiapkan segala administrasi persyaratan.

Kabid Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum Konut, Dedeng Desriadi, menuturkan, pada kedua kecamatan, masing-masing Motui dan Langgikima direncanakan akan didirikan smelter. “Wilayah itu memang masuk dalam pusat kawasan strategis nasional. Jadi Pemerintah Pusat yang mengatur, Pemkab hanya menyiapkan lahan yang dibutuhkan,” ujarnya, Selasa (16/3). Sayangnya, Deden enggan menjelaskan secara detail prospek pembangunan smelter yang telah masuk dalam PKSN.

Deden menjelaskan, untuk pemilik izin usaha pertambangan (IUP) telah ada beberapa yang mengajukan permohonan pendirian smelter mini. “Iya, ada beberapa yang sudah mengajukan. Seperti PT Stargate, itu pengajuannya tahun 2020. Kemudian PT Tiran, tahun 2021 ini juga mengajukan permohonan, tapi bukan smelter yang ada di Kecamatan Morosi, Konawe. Padahal pertimbangan teknis (Pertek) sudah diterbitkan. Bahkan rekomendasi di provinsi sudah mereka ambil untuk pendirian smelter mini. Tapi progresnya kita tidak tahu, sudah sejauh mana,” pungkasnya. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top