HEADLINE NEWS

Marak Protes Jalan Rusak, PU Provinsi Bilang Terkendala Anggaran

KENDARINEWS.COM — Permintaan perbaikan jalan rusak pada sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak henti disuarakan. Misalnya yang baru-baru ini Konawe Selatan. Sayangnya hingga saat ini belum mendapat solusi. Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PU Kabupaten Konsel, Samsu Alam mengaku, Pemprov telah mengutus Kepala Seksi Bina Marga Dinas PU Provinsi untuk menemui warga sekaligus memberikan solusi terhadap penutupan jalan yang rusak. Pihaknya menjelaskan jika keinginan warga untuk menikmati jalan beraspal sepanjang 6 kilometer yang rusak berat itu masih sulit terealisasi, karena Tim PU Provinsi mengaku terkendala pada ketersediaan anggaran yang sangat minim.

“Info dari tim PU Provinsi, anggaran yang ada hanya pemeliharan rutin jalan. Itu yang akan digunakan untuk sementara terhadap perbaikan jalan berlubang. Karena kondisi anggaran masih terbatas, jadi gunakan dana pemeliharaan saja,” ujarnya. Sementara itu, Pengamat Politik Sultra, Andi Awaluddin Ma’ruf mengatakan pembangunan infrastruktur pemprov tidak merata keseluruh daerah pelosok.

“Jadi kalau kita lihat pembangunan terlalu Kendarisentris, lihat saja mega proyek yang saat ini sedang difokuskan, seperti perpustakaaan internasional, rumah sakit jantung dan pembangunan jalan Toronipa-Kendari. Padahal pembangunan juga di daerah-daerah penting untuk dilakukan contoh konkritnya jalan provinsi,” ujarnya.

Anggaran yang digunakan untuk membangun mega proyek cukup fantastis. Terlebih kata dia, uangnya juga didapatkan dengan skema utang. “Jadi harus juga diperhatikan agar pembangunan bisa dinikmati oleh semua masyarakat di Sultra,” terangnya. Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sultra, Aksan Jaya Putra juga menyoroti pembangunan gerbang dan Rujab gubernur.

Menurutnya, pembangunan gerbang dan Rujab yang menelan anggaran Rp 1,4 miliar itu tidaklah urgen. Justru kata dia, saat ini pembangunan lebih dibutuhkan di tingkat daerah, salah satunya adalah wilayah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Di Konsel kata Aksan, terdapat beberapa ruas jalan provinsi yang hingga kini butuh pembangunan dari Pemprov Sultra, malah justru tidak mendapat anggaran perbaikan di tahun 2021 ini. “Pembangunan pagar itu kan mubazir dan tidak urgen. Sementara di Konsel itu bahkan bupatinya sudah menyurat ke Pemprov tapi tidak ada tindak lanjut,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata AJP, ruas jalan Palangga-Andolo dan Alangga-Tinanggea butuh dilakukan perbaikan, bahkan Bupati Konsel, Surunuddin Dangga sudah pernah bersurat ke Pemprov Sultra. “Jadi itu sudah disurati ke Pemprov bahwa dua ruas jalan itu sudah harus diperbaiki. Tapi dalam pembahasan Banggar itu tidak dimasukan,” kata Anggota Banggar DPRD Sultra itu. (IS/KN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top