Edukasi

MAN IC Kendari Juara II AMD Nasional

Kabid Pembinaan Pendidikan Madrasah, Muh. Saleh, M.Pd (empat dari kanan) dan Kepala MAN IC Kendari, Dr. Basit, MM (tiga dari kiri) dan siswa peserta Lomba Akademi Madrasah Digital 2020, saat foto bersama dengan memamerkan teknologi PronIC Ranger.

KENDARINEWS.COM–MAN Insan Cendekia (IC) Kendari, kembali torehkan prestasi di kancah nasional. Salah satu sekolah favorit di Sultra ini, berhasil menyabet peringkat dua ajang Akademik Madrasah Digital (AMD) tahun 2020. Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor : B-346/DJ.I/Dt.I.I/HM.00/02/2021 yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Direktorat Jendral Pendidikan Agama Islam.
Kepala MAN IC Kendari, Dr. Abdul Basit, MM., mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang luar biasa tersebut. Mengingat saat ini di tengah pandemi Covid-19, para siswa masih bisa berkarya dan meraih juara di tingkat nasional dan berhasil membawa nama baik MAN IC Kendari.

“Sangat mengapresiasi sekali dengan apa yang telah diraih oleh sisiwa kami, pastinya ini sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Bahkan, saya tidak menyangka bahwa teknologi yang diciptakan oleh para siswa yang bernama PronIC Ranger, yang diperuntukkan bagi petani, untuk mengendalikan hama di persawahan, menjadi terbaik kedua di ajang yang berskala nasional tersebut,” ungkap Abdul Basit, Rabu (17/2).
Lanjut dia, teknologi PornIC Ranger, sangat ramah lingkungan dan tentunya mengedepankan teknologi terkini. Artinya, dalam mengaplikasikan PronIC Ranger bisa melalui HP pengguna sehingga sangat praktis.
“PronIC Ranger adalah aplikasi pengusir hama tanaman yang berbasis internet of things, yang memanfaatkan gelombang ultrasonik pada frekuensi tertentu sebagai komponen utamanya. Teknologi yang diciptakan ini, juga telah dilengkapi dengan fitur yang dapat memberikan informasi terkait suhu dan kelembaban, yang bisa mendeteksi potensi datanya hama di daerah persawahan. Dan dapat dikontrol sepenuhnya dengan ponsel pintar si pengguna,” paparnya.
Dijelaskan, penilaian ajang AMD berdasarkan hasil penilaian publik terhadap presentasi project peserta, lewat penayangan video di akun Youtube Direktorat KSKK Madrasah berdasarkan jumlah view dan like terbanyak.
“Kami bersyukur teknologi yang dibuat oelh para siswa berhasi memperoleh view dan like urutan dua terbanyak, sehingga MAN IC Kendari mendapat urutan kedua. Tentu ini sebuah kemajuan yang luar biasa bagi para siswa, bisa menciptakan sebuah inovasi yang berguna bagi para petani khususnya di Sultra,” ujarnya.
Ia pun berharap, kepada ke lima siswa kelas XII yang sudah menciptakan alat teknologi ini, untuk terus berkarya dan belajar lebih giat lagi, karena ini bukanlah akhir melainkan awal dari segalanya untuk mencapai hal yang lebih.
“Pastinya saya berpesan kepada mereka, untuk jagan selalu berpuas diri dengan apa yang telah dicapai sekarang, namun selalu berfikir bahwa mereka harus bisa melakukan hal yang lebih dari apa yang telah didapatkan, sehingga mereka akan bisa mengembangkan bakat serta skill mereka. Serta saya juga berpesan kepada seluruh siswa, untuk terus melakukan sebuah karya dan prestasi yang lebih besar lagi, untuk mendongkrak kualitas serta prestasi sekolah menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Sekadar informasi, alat PornIC Ranger selanjutnya akan mendapatkan bimbingan secara, lansung oleh tenaga ahli dari Kemenag RI dan di bantu oleh tim XL, sampai alat teknologi ini benar-benar sangat bagus, dan bisa digunakan oleh banyak orang. (Ilw/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top