HEADLINE NEWS

Makan Cucur Khas Muna, Menteri Teten : Ini Kue Unik, Rasanya Enak

KENDARINEWS.COM — Ada hal menarik saat Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Teten Masduki, ke Sulawesi Tenggara (Sultra). Sang menteri memuji salah satu produk khas daerah Muna, kue Cucur. Menurutnya kue ini sangat unik dan rasanya sangat enak.

“Ini kue apa, terbuat dari apa, tanya Teten kepada penjaga stand, ini enak kalau di jual pasti akan laku,” kata Teten, Sabtu (12/12/2020). Teten Masduki, menyebut Kue cucur tradisional seperti ini di harapkan akan mengisi pasar UMKM baik lokal maupun nasional, hanya saja perlu memodifikasi kemasannya lagi agar memiliki daya tarik tersendiri. “Harus ada kue-kue tradisional seperti cucur ini yang bisa mengisi level usaha kecil maupun menengah,” ungkap Teten masduki

Sementara itu, ketua UMKM Sultra, Waode Rulia mengaku sangat senang dan bahagia produknya bisa menjadi perhatian khusus menteri UMKM, “Sangat senang pak menteri menyukai kue buatan saya, kedepan kami tentu akan berusaha memperbaiki kemasannya agar daya tarik semakin di sukai orang, saat ini kami masih menggunakan kemasan standar yang terbuat dari plastik biasa,” kata Rulia. Rulia menyebut, kue cucur ini hampir semua daerah ada, hanya saja yang di pamerkan saat ini adalah kue buatan Khas dari Kabupaten Mana,

“Kue ini banyak di jual di derah Buton dan Muna, namun yang saya pajang di stand saat ini buatan kue cucur khas Muna, dimana bahan-bahannya terbuat dari tepung beras dan gula merah yang kemudian adonanya di buat harus betul betul bagus di karenakan kue cucur ini pembuatannya susah-susah gampang, bahannya sederhana namun kalau tidak bagus adonannya dan cara menggorengnya tidak pas maka hasilnya akan tidak bagus,” kata Waode Rulia Waode. Untuk omset, Rulia menyebut untuk saat ini ia sudah bisa mendapatkan Rp 3 juta/bulan,” Alhamdulillah saat ini omset perbulan kami bisa dapat 3 juta, ” katanya. (IS/KN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top