Metro Kendari

Lukman Abunawas Nahkodai Lasqi Sultra

LA: Jika ada yang usik Lasqi Sultra, berurusan dengan saya

KENDARINEWS.COM — Lukman Abunawas terpilih menjadi ketua Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2021-2024. Lukman yang merupakan wakil Gubernur Sultra ini terpilih secara aklamasi pada rapat pleno pengurus DPW Lasqi Sultra periode 2018 sampai dengan 2023, di SwissBell Hotel Kendari, Minggu (5/9).

Wagub berakronim LA ini menjadi ketua Lasqi menggantikan ketua sebelumnya yakni Ir Hj Masyhura. Lukman Abunawas mengungkapkan terimaksih atas kepercayaan kepadanya. Pihaknya komitmen merangkul seluruh pihak bekerjasama atas tanggung jawab amanah yang diberikan.

“Saya tidak miliki kepentingan apapun di Lasqi Sultra, tetapi karena saya diamanahkan saya siap membawa Lasqi Sultra kepada jalan yang sebenarnya,” ungkapnya dalam Rapat pleno

Dirinya komitmen mengembangkan dan menjadikan Lembaga Seni dan Qasida Indonesia (Lasqi) wilayah Sultra sebagai mitra pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat. Diketahui, Lasqi konsen mengembangkan dan menjaga keutuhan seni budaya islam yang telah menjadi tradisi di indonesia sejak dahulu.

“Kita percaya seluruh Pengurus Lasqi Sultra tidak ada niat mencari keuntungan. Betul betul karena keyakinan dan kebersamaan yang diutamakan. Mari bersama membesarkan nama baik Lasqi Sultra. Semua program Lasqi Sultra untuk pembinaan akhlak, mental bernilai alquran melalui seni Qasidah,” jelasnya.

Semua demi Ukhuwah Islamiyah, satu kesatuan, satu tujuan, satu cita cita yang luhur, Amar makruf nahi mungkar. Menuju Sultra yang bertakwa. Mari bersama sama kita tolong menolong dan mengingatkan dalam kebenaran. Kita ingatkan saudara kita yang salah ke jalan kebenaran.

“Pemimpin sebelumnya (Ir Hj Masyhura) sungguh luar biasa. Memiliki dedikasi yang hebat. Dirinya sebagai seorang muslim yang peduli kesenian islami memiliki tanggung jawab moril meluruskan kembali yang salah langkah. Beliau (Ir Hj Masyhura) sangat berjasa membesarkan Lasqi Sultra, kita lanjutkan perjuangan beliau,” ujarnya.

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan, sambungnya, akan berkonsolidasi merangkul semua pihak. Menjalankan dan menyesuaikan program program DPW Lasqi Sultra. “Bersama kita tingkatkan prestasi Lasqi Sultra demi kemajuan daerah dan masyarakat Sulawesi Tenggara yang bertakwa,” terangnya.

Wagub Sultra ini juga menegaskan, Lasqi yang resmi dan legal di Sulawesi Tenggara adalah Lasqi dibawah kepemimpinan Ir Hj Masyhura. Menurut LA, pengurus dibawah nahkoda Ir Hj Masyhura telah membesarkan Lasqi Sultra dengan segenap keikhlasan yang ditunjukan. Bukan untuk dunia, namun akhirat.

“Saya sejak lama menjadi saksi perjalanan Lasqi Sultra. Tidak ada lagi dualisme SK kepengurusan. Kami hadir dengan misi membawa Lasqi Sultra pada rel sebenarnya. Siapapun yang berani menggoyang kepengurusan Lasqi Sultra, berurusan dengan saya melalui jalur hukum,” tegasnya.

“Jangan memecah belah persoalan ibadah. Mereka yang mendalami agama, harus menjunjung tinggi persatuan dan perdamaian. Jangan berani menjalankan organisasi tanpa dasar hukum yang sah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPW Lasqi Sultra sebelumnya, Ir Hj Masyhura mengatakan dalam Lasqi Sultra bukan hanya berorganisasi. Namun berkeyakinan teguh membawa kesenian Islam. Maka dari itu, dari pusat hingga daerah harus jadi satu kesatuan. Hal ini mengingat, adanya dualisme di Lasqi Sultra. Ada pihak yang mengklaim bahwa SK kepengurusan mereka yang sah.

“Padahal jika ditarik secara historis dan administrasi, SK kepengurusan kami yang sah. Dan untuk menyatukan itu, penting ada tokoh seperti bapak Wagub Sultra, Lukman Abunawas. Kita tak perlu pertanyakan lagi kualitas beliau, beliau pemimpin yang mampu merangkul, dan sudah terbukti,” ungkapnya.

Kedepannya kata ia, dibawah nahkoda Lukman Abunawas, Lasqi Sultra akan menggelar festival Al Alam pertama di Sulawesi Tenggara. Insyaallah, sambungnya, target pelaksanaannya di bulan Oktober. Lebih lanjut, dikatakannya Lasqi menjadi mitra Pemerintah Provinsi Sultra dalam mewujudkan Sultra yang bertakwa. Dengan berbagai langkah langkah strategis yang disiapkan. Kita semua ada dibelakang siap mendukung itu.

“Pembelajaran pembelajaran dan pengalaman yang kita terima akan kita berikan sepenuhnya. Mari kerja ikhlas dan kerja keras demi masyarakat Sulawesi Tenggara. Sekali lagi, kecintaan kita kepada Lasqi kita berikan kepada seluruh masyarakat Sulawesi,” jelasnya.

“Semoga Allah meridhoi langkah kita membangun benang benang kecintaan terhadap daerah lewat seni Qasidah. Mari saling memaafkan dalam menjalin silaturahmi demi masa depan yang lebih cerah,” tandasnya. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top