Bau-bau

Larang ASN Mudik, Pemkot Sidak Kantor Dinas Jelang Lebaran

KENDARINEWS.COM — Secara tegas, larangan mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) telah disampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau. Abdi negara di kota pemilik benteng terluas di dunia itu diminta patuh dengan larangan tersebut. Jika tetap ngotot dan ketahuan melakukan mudik menjelang hari raya Idul Fitri, ASN yang bersangkutan akan diberikan sanksi. Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, mengatakan larangan mudik bagi ASN mengikut ketentuan Pemerintah Pusat. Hal itu sebagai upaya mencegah peluang terjadinya penyebaran virus corona. Untuk itu pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat kepada seluruh ASN Baubau agar tak mudik.

“Kita akan melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke kantor Dinas masing-masing. Insya Allah kita laksanakan mendekati hari H Idul Fitri,” kata La Ode Ahmad Monianse. Pengecekan secara spontan akan dilakukan dengan berkunjung langsung ke kantor-kantor dinas. Untuk itu, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk menyampaikan kepada seluruh stafnya agar tak melakukan mudik. “Kita akan lihat absensinya. Bukan hanya ASN. Larangan mudik juga berlaku bagi pegawai honorer. Kerena mereka (honorer) juga digaji menggunakan APBD,” sambung Politikus PDIP itu.

Untuk diketahui, larangan mudik bagi ASN berdasarkan surat edaran MenPAN-RB nomor 8 tahun 2021 terkait larangan mudik dan cuti pada periode 6 hingga 17 Mei 2021. Bagi ASN yang melanggar akan dikenakan sanksi mulai dari kategori ringan, sedang, dan berat. Sanksi ringan yang dimaksud yakni teguran lisan, tertulis, dan pernyataan tidak puas. Kemudian untuk sanksi sedang berupa penundaan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama setahun, dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah. Sementara untuk sanksi berat bisa berupa pemberhentian secara hormat tanpa keinginan sendiri, hingga pemberhentian tidak hormat. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top