Hukum & Kriminal

Kurir Narkoba di Kendari Ditangkap, Polisi Amankan Sabu 30,85 gram

KENDARINEWS.COM — Kerja keras aparat penegak hukum di wilayah hukum Polda Sultra, memerangi peredaran gelap Narkoba kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sultra berhasil mengamankan seorang pria berinisial RM (28). Tersangka tertangkap di sebuah kosan Jalan Chairil Anwar Kelurahan Mataiwoi Kecamatan Wua-wua Kota Kendari. Dari tangan pelaku, polisi menyita sabu seberat 30,85 gram.

Pengungkapan tersebut dibenarkan Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman melalui Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh. Dari tersangka diamankan sejumlah barang bukti berupa dua sashet sedang berisikan sabu. Kemudian barang bukti lain yang erat kaitannya dengan tindak pidana tersebut.

Kompol Dolfi Kumaseh

“Selain sabu, polisi turut mengamankan satu lembar kemeja, sebuah tas warna hitam, satu potongan lakban, satu saschet kosong ukuran sedang dan satu unit handphone kecil merk nokia,” ungkapnya, kemarin.

Dolfi menambahkan, kasus ini berawal atas penyelidikan polisi, tentang adanya peredaran narkotika yang dilakukan RM. Tim Opsnal melakukan observasi atau pengamatan di seputaran kos kosan tersangka. Beres melakukan pengamatan, petugas langsung mengamankan tersangka. Setelah ditangkap, tersangka digeledah. “Dari penggeledahan itulah ditemukan sejumlah barang bukti baik narkotika dan non narkotika yang ada hubungannya dengan kasus ini,” ungkapnya.

Barang Bukti

Berdasarkan pengakuan tersangka, lanjutnya, ia memperoleh barang haram itu dari seorang napi laki-laki di Kota Kendari inisial FT. Menggunakan sistem tempel lewat komunikasi handphone. “Sekarang tersangka bersama barang bukti yang disita, diamankan di Mako Ditresnarkoba Polda Sultra untuk dilakukan proses penyidikan,” katanya.

Dalam mengedarkan sabu, tersangka berperan sebagai kurir. Artinya sebagai perantara jual beli yang pada saat dilakukan penangkapan, tersangka menguasai, menyimpan serta menyediakan narkotika jenis sabu siap edar. “RM disangkakan melanggar pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tandasnya. (b/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top