Metro Kendari

Kukuhkan Pengurus Fantari, Sulkarnain : Anak Harus Diberi Ruang untuk Berkreatifitas!

Ketgam : Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat mengukuhkan pengurus Fantari di Plaza Inn Kendari, kemarin. Hadirnya forum tersebut diharapkan bisa menjadi sarana bagi anak untuk berkreatifitas dan mengemukakan pendapatnya.

KENDARINEWS.COM–Peran anak sangat penting dalam pembangunan. Tak jarang, ide dan gagasannya membantu pemrintah dalam proses pengambilan keputusan. Buktinya, mulai tahun ini, anak sudah dilibatkan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrembeng) daerah. Melihat peran anak yang cukup sentral, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir membuka ruang bagi anak-anak di Kota Lulo untuk berkreatifitas dalam mengembangkan bakat dan minatnya. Salah satunya dengan melibatkan diri dalam wadah Forum Anak Kota Kendari (Fantari)

Menurut Sulkarnain Kadir, diera perkembangan teknologi saat ini sudah sewajarnya anak-anak dilibatkan dalam pembangunan. Atas masukan, saran, dan kritik dari anak tentunya sangat membantu pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan yang berkaitan dengan pemenuhan hak mereka.

“Oleh karenanya harus dibuka ruang itu, keeempatan untuk mereka berbuat dan berkreatifita serta mengemukakan pendapatnya. Sehingga nanti program-program yang kita lakukan terkait dengan anak, itu betul-betul menyentuh kepentingan mereka, bisa menjawab apa yang menjadi kegelisahan mereka, karena kedepan tidak bisa lagi kita lakukan pendekatan idealisme,” kata Sulkarnain Kadir usai mengukuhkan pengurus Fantari di Plaza Inn Kendari, kemarin.

Dulukan anak-anak harus nurut, harus ikut, dipilihkan, ditunjukkan. Saya harap berilah ruang, sehingga nantinya tecapai titik maksimal dari potensi anak,” tambahnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sultra ini berharap, hadirnya forum anak bisa menjadi wadah bagi anak untuk berkreatifitas dalam mengembangkan bakat dan minatnya. Selain itu itu bisa menjadi wadah untuk menampung seluruh aspirasi anak untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah dalam setiap proses pengambilan kebijakan.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sultra ini berharap, Dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) mewadahi forum anak dan terus mengupayakan agar anak hadir dan tampil disetiap kegiatan pemerintahan.

“Karena kalau kita menggunakan perspektif lama, sering kal anak-anak diposisikan sebagai objek, dari setiap kegiatan, aktifitas, dari setiap agenda yang dilakukan oleh pemerintah. Dan saya kira sudah saatnya, perspektif ini kita rubah,” kata Sulkarnain.

“Harusnya anak-anak kita harus hadir sebagai subjek. Berikan mereka ruang untuk berpendapat, berikan mereka ruang untuk mengusulkan atau mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran mereka dan benak mereka. Karena apa yang mereka sampaikan itu lebih jujur, natural, lebih menggambarkan apa yang mereka ingin sampaikan,” tambanya.

Pada kesempatan yang sama, Plt.Kepala DP2PA Kendari, Ratna Dewi mengaku siap melaksanakn instruksi Wali Kota Kendari untuk membuka ruang dan kesempatan yang seluas-luasnya bagi anak untuk berkreatifitas maupun dalam mengemukakan pendapatnya.

Untuk mengakomodir hak anak, pihaknya dalam forum anak telah membagi beberapa devisi seperti hak sipil dan kebebasan, lingkungan dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, dan devisi perlindung khusus.

“Jadi mereka sendiri yang akan jalankan organisasinya. Kita edukasi mereka supaya bisa mandiri dan bisa menyelesaikan permasalahnnya tentu melalui pendampingan dari pemerintah. Nantinya juga mereka bertugas untuk menyerap aspirasi anak-anak di Kota Kendaru untuk dicarikan solusinya,” kata Ratna Dewi. (ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top