Politik

KPU Muna Targetkan Partisipasi Pemilih 85 Persen

KENDARINEWS.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna menargetkan partisipasi pemilih mencapai 85 persen. Alasannya antusiasme masyarakat cukup tinggi meski Pilkada digelar di masa Covid-19. Target tersebut berada diatas target nasional yang hanya 77,5 persen.

Ketua KPU Muna, Kubais menerangkan lembaganya memproyeksikan sedikitnya 120 ribu pemilih akan menyalurkan hak suara guna menentukan bupati dan wakil bupati Muna periode 2021-2025. Jumlah itu berkisar di angka 85 persen dari 143.128 total daftar pemilih tetap. “Itu belum termasuk pemilih yang akan menyalurkan suaranya dengan menggunakan KTP elektronik karena belum sempat terdaftar dalam DPT,” jelasnya.

Kubais

Menurutnya, tingginya partisipasi pemilih sudah terlihat sejak masa kampanye pasangan calon yang selalu diikuti animo dari masing-masing simpatisan dan pendukung. Bahkan mobilitas pendukung itu seperti tidak terpengaruh dengan situasi pandemi. “Kita bisa lihat di lapangan bagaimana mobilitas itu baik pasangan nomor urut satu maupun nomor urut dua. Kami perkirakan animo itu akan bertahan sampai hari pemungutan suara nanti,” jelasnya.

Ia melanjutkan, momentum Pilkada memang selalu menarik partisipasi lebih banyak dibanding pemilihan umum legislatif. Khusus di Muna, partisipasi Pilcaleg 2019 lalu mencapai angka 83 persen. “Mobilisasi massa lebih kuat Pilkada dibanding Pilcaleg. Jadi kalau tahun lalu 83 persen, tahun ini bisa diatas angka itu. Paling diangka 80 atau 85 persen” jelasnya.

Lembaganya telah menyiapkan upaya pencegahan kerumunan pada saat pencoblosan 9 Desember mendatang. Salah satunya, melalui pengaturan jadwal kedatangan pemilih ke TPS yang disampaikan melalui form C pemberitahuan. Misalnya, pemilih 1 sampai 30 dalam DPT diimbau datang pukul 07.00 Wita sampai 08.00 Wita.

Meski demikian, jadwal itu tidak bersifat mengikat. “Kalaupun datang tidak sesuai jadwal, bukan berarti tidak bisa memilih. Kami tetap akan layani. Hanya, untuk ketertiban diimbau datang sesuai yang tertera dalam form C pemberitahuan itu,” jelasnya.

Kubais juga menyampaikan jika lembaganya juga menetapkan jadwal bagi pemilih yang belum terdaftar dalam DPT tetapi telah memiliki KTP elektronik di Muna. Mereka diberi waktu pukul 12.00 Wita sampai 13.00 Wita untuk menggunakan hak pilih. KPU tidak akan melayani pemilih dengan KTP elektronik diluar jadwal yang telah ditetapkan dalam PKPU tersebut. “Pemilih KTP eleketronik diimbau datang lebih awal untuk mendaftarkan diri kepada kelompok penyelenggara pemungutan suara. Kami harap semua yang berhak memilih tetap menyalurkan hak suaranya,” pungkasnya. (ode/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top