Hukum & Kriminal

Ketua Koperasi TKBM Tani Indah Digugat

Syamsuddin, SH

KENDARINEWS.COM—Muhammad Juslan, Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Tani Indah Raya Konawe, diduga wanprestasi. Ia diseret ke Pengadilan Negeri (PN) Unaaha dalam kasus perdata oleh Jaeluddin Razak, Konsultan Manajemen dalam pembuatan Koperasi TKBM Tani Indah Raya Konawe atas tudingan belum melunasi biaya pembuatan dokumen koperasi, sesuai kesepakatan. Perkara itu telah masuk di PN unaaha dengan nomor 3/Pdt.G.S/2021/PN Unh dan mulai disidangkan Kamis, 23 September 2021.

Kuasa Hukum Jaeluddin Razak, Syamsuddin, SH menggariskan perkara ini bermula saat kedua pihak menyepakati biaya pembuatan dokumen Koperasi TKBM Tani Indah dengan nilai kontrak Rp 350 juta, 20 Juli 2020, sebagaimana Surat Perintah Kerja nomor 01/SPK/TKBM-.TIRA/VII/2020.

Kesepakatan itu ditandai, kata dia, ketika kliennya menerima biaya awal Rp 20 juta dari
Muhammad Juslan (Kepala Desa Tani Indah, Morosi). Pembayaran selanjutkan akan menyesuaikan dengan dokumen yang selesai.

November 2020 lalu, kata dia, tergugat menerima beberapa dokumen dan melakukan pembuatan Rp 115 juta. Masih ada empat dokumen yang belum diterima tergugat dan sudah dirampungkan kliennya. Nah, dokumen inilah yang belum dibayarkan oleh Muhammad Juslan dengan nilai Rp 215 juta. Kata dia, sebelum dibawah ke ranah hukum, kliennya beberapakali menghubungi tergugat agar mengambil sisa dokumen dan membayar kewajibannya. Bahkan telah disomasi namun Muhammad Juslan belum beritikad baik.

Karena itu, kata dia, kliennya menempuh jalur hukum untuk memperoleh hak-haknya. Sidang awal akan digelar pekan ini di PN Unaaha. Selain itu, ia juga melaporkan perkara ini ke Polda Sultra.

Sementara itu, tergugat Muhammad Juslan enggan memberikan komentar terkait perkara itu. (dan/KN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top