Kejahatan Kawasan Maritim di Sultra Capai 23 Kasus, Rp 1,8 Miliar Diselamatkan

KENDARINEWS.COM — Kasus kejahatan kawasan mairitim di Sultra setiap tahun bertambah. Perkara kemaritiman yang ditangani Direktorat Polairud Polda Sultra pada tahun 2021 berjumlah 23 kasus. Jumlah itu lebih tinggi dibanding tahun 2020 yang hanya 23 kasus. Dari kasus itu, korps bhayangkara itu menyelamatkan duit negara Rp 1,81 miliar.

Kapolda Sultra Irjend Pol Teguh Pristiwanto mengatakan, jumlah kasus yang ditangani Direktorat Polairud meningkat saban tahun, meski tak begitu signifikan. Selama setahun, hanya meningkat 4 kasus.

Ilustrasi

Dari kasus yang ditangani, polisi menetapkan 23 tersangka. Perkaranya bervariasi, mulai dari persoalan perikanan 9 kasus, migas 6 kasus, pelayaran 2 kasus, dan narkotika 2 kasus serta handak 8 kasus.


Barang bukti yang berhasil diamankan, kata dia, yakni detonator atau dopis sejumlah 210 buah, bom ikan siap ledak 45 botol, kapal 12 unit, ammonium nitrate 700 kilogram.

“Dari akumulasi tersebut, kerugian negara yang berhasil diselematkan sebanyak Rp Rp 1.981 miliar,” tandasnya. (ali/c).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *