Metro Kendari

Kawasan Puday – Lapulu Diusung Konsep Water Front City


KENDARINEWS.COM — Lobi Pemkot Kendari menuai hasil. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR) telah memberi restu dimulainya penataan kawasan Puday-Lapulu tahun ini. Rencananya, penataan kawasan kumuh ini akan dimulai pada pertengahan Juni mendatang.

Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir menyambut baik “restu” pemerintah pusat. Menurutnya, penataan kawasan kumuh penting dilakukan dalam rangka penyiapan kawasan yang layak huni bagi masyarakat. Terutama bagi mereka yang bermukim dikawasan pesisirseperti di Puday – Lapulu.

Kawasan Bungkutoko yang ditata dengan konsep Water Front City. Nantinya, penataan dengan konsep serupa akan direplikasikan di Puday -Lapulu.

“Sudah disetujui oleh Kementerian untuk penataan kawasan Lapulu-Puday. Itu juga sudah disetujui oleh Bank Dunia. Pertengahan bulan depan kita akan mulai pengerjaannya,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Dengan karakteristik sebagai wilayah pesisir kata dia, penataan Puday-Lapulu akan mengusung konsep Water Front City atau sama seperti yang diterapkan di kawasan Bungkutoko – Petoaha. Konsep tersebut merupakan pengembangan tepian pantai dari yang sebelumnya kumuh menjadi layak huni bahkan bisa jadi spot wisata baru.

“Melalui konsep Water Front City, kawasan kumuh Puday-Lapulu akan kita tata menjadi ruang terbuka publik. Karena nanti akan tersedia tempat kegiatan bermain, sarana olahraga, joging track, pusat kuliner, fasilitas untuk Papalimbang, WC dan parkiran,” kata Sulkarnain.

Oleh karena itu, Politisi PKS Sultra ini mengajak seluruh elemen untuk mendukung dan mensukseskan program penataan tersebut. Dia yakin, terbangunnya kawasan yang tertata dengan baik dan bersih di Lapulu dan Puday maka akan menambah alternatif pariwisata Kota Kendari. Selain itu, juga bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat sekitar. (b/ags)

Penataan Kawasan Puday-Lapulu

  1. Luasan 15 Hektar
  2. Anggaran Rp 56,66 Miliar
    -Waterfront dan Jalan Lingkungan Rp 44 Miliar
    -Tambatan Perahu Rp 1,2 Miliar
    -Pembangunan Drainase Rp 4,46 Miliar
    -Resapan Biopori Rp 161,5 Juta
    -Instalasi Air Bersih Rp 1,12 Miliar
    -IPAL Komunal Rp 815 Juta
    -Instalasi Hidrant Rp 827 Miliar
    -Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rp 4,1 Miliar
  3. Pengerjaan Proyek Juni 2021
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top