Wakatobi

Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Menurun di Wakatobi

KENDARINEWS.COM — Hampir setiap tahunnya kasus kekerasan anak dan perempuan masih terus terjadi di Kabupaten Wakatobi. Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3APMD), sejak tahun 2017 hingga 2020 lalu ada puluhan kasus kekerasan anak hingga psikis dan seksual pada perempuan.

Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan Khusus Anak dan Perlindungan Anak, DP3APMD Kabupaten Wakatobi, Hasaruddin, merinci, meski pada tahun 2017 lalu pihaknya mencatat sedikitnya 40 kasus dengan tindakan kekerasan anak sebanyak 21 kasus dan kekerasan perempuan berjumlah 19 kasus, namun angka ini terus mengalami penurunan. Tahun 2018, laporan yang ditangani pihaknya terkait kasus tersebut menurun jadi 23 laporan. Namun, angka ini sempat mengalami peningkatan meskipun pada tahun 2020 lalu terjadi penurunan lagi.

“Tahun 2019 bidang ini menangani sebanyak 35 kasus dan didominiasi kasus kekerasan terhadap anak sebanyak 20 kasus. Kalau kasus kekerasan terhadap perempuan berjumlah 15 kasus,” rincinya, Kamis (6/5). Sementara itu, pada tahun 2020 lalu mengalami penurunan kasus. Pihaknya hanya menerima laporan sebanyak 12 kasus. “Ini sudah termasuk kekerasan fisik, kekerasan psikis kekerasan seksual dan penelantaran,” tambahnya.

Kendati demikian, pihaknya meyakini masih ada kasus lain yang tidak dilaporkan atau sengaka ditutupi pihak keluarga karena faktor rasa malu. Namun ia berharap jika terjadi kasus kekerasan anak dan perempuan di lingkungan sekitar, alangkah baiknya segera dilaporkan ke pihak berwajib. “Atau kalau melihat ada kejadian tersebut bisa juga melaporkan langsung ke pihak kami. Agar bisa segera kita tangani,” harapnya. (b/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top