Hukum & Kriminal

Kapolda : Tidak Semuanya Laporan Berujung Pidana

KENDARINEWS.COM — Sebagai alat negara, Polri senantiasa mengamati dan antisipasi. Kehadiran Polri memberikan keamanan kepada masyarakat salah satunya dalam menerapkan UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik). Hal tersebut ditegaskan Kapolda Sultra, Irjen Pol Drs Yan Sultra Indrajaya.

Sesuai atensi Kapolri, Polda diminta memberikan perhatian terhadap kasus ITE. Kedepankan penegakan hukum yang humanis. Namun untuk kasus ujaran kebencian yang potensi menimbulkan konflik maka penegakan hukum harus bersifat mutlak.

“Dengan adanya perubahan undang-undang ITE akan menjadi sorotan masyarakat melalui restorative justice. Kapolri sudah menegaskan UU ITE untuk menghormati kebebasan berpendapat, jangan memenjarakan orang untuk kepentingan tertentu,” kata Yan Sultra, Senin (1/3)

Saat ini, penyebaran Hoax ataupun ujaran kebencian yang dishare di media sosial tidak sedikit. Personel Polri harus mengetahui batasan mana yang bisa dimediasi dan dipidanakan. Bila menyangkut SARA dan memberikan dampak, harus ditindak lanjuti. “Personel harus bisa lakukan mediasi. Penyidik nanti yang menilai apakah kasus ini bisa di mediasi atau melanjutkan untuk pidana sehingga ketelitian sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (b/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top