Metro Kendari

Kapasitas Cold Storage di TPI Ditambah

KENDARINEWS.COM — Sektor perikanan Kota Kendari utamanya hasil tangkapan nelayan (ikan) sangat menjanjikan. Pasalnya, setiap hari sekira 90 ton ikan berhasil didaratkan. Atas dasar itu, Pemkot Kendari bakal menambah kapasitas kapasitas Cold Storage (Ruang Pendingin) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kendari hingga 1.000 ton. Itu dilakukan untuk menjaga siklus perikanan di Kota Lulo.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengungkapkan kondisi cold storage yang ada saat ini belum mampu menampung keseluruhan hasil tangkap nelayan. Akibatnya, tak jarang hasil tangkapan nelayan rusak dan terbuang begitu saja. Jika hasil tangkapan ditampung dalam cold storage, ikan masih bisa dimanfaatkan pada waktu paceklik.

“Cold Storage kita saat ini kapasitas tidak sebanding dengan jumlah hasil tangkapan nelayan yang didaratkan setiap hari. Makanya, kami berencana untuk mengupgrade cold storage yang ada, bahkan kalau perlu kita bangun yang baru supaya bisa menampung hasil tangkapan nelayan hingga 1.000 ton,” kata Sulkarnain Kadir.

“Kalau itu (Cold Storagr) ada, saya kira siklus ikan kita tidak bergantung lagi dengan musim. Artinya kalau musim melimpah, itu bisa kita stok di cold storage. Nanti ketika musim paceklik itu bisa kita keluarkan lagi dengan kondisi kesegarannya yang tidak berkurang,” tambahnya.

Pihaknya telah mendapatkan persetujuan dari Dirjen Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI terkait peningkatan kualitas cold storage TPI. Bahkan, kata Sulkarnain, KKP bersedia mengambil alih proses pembangunannya. Rencananya, pembangunan tempat penampung ikan tersebut akan dimulai tahun depan.

Soal lokasi dan total investasi pembanguan, ia mengaku masih mengkordinasikannya dengan pihak kementerian. Yang jelasnya kata dia, pihaknya hanya dipersyaratkan KPP untuk penyediaan laham pembangunan. “Kami sudah siapkan lokasinya. Rencana Cold Storage akan dibangun di Kompleks UPTD PPDI atau lebih tepatnya di samping depan Pasar Sentral Kelurahan Sanua,” kata Sulkarnain. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru


To Top